Artikel Pendidikan dan Budaya
Mengenal Budaya Dan Kesenian Kuda Lumping
Oleh SatiminJum'at, 03 Desember 2010 09:39 WIB | Dibaca 5.258 kali

Adat istiadat dan budaya yang secara tidak langsung di adopsi masyarakat pangandaran salah satunya kesenian kuda lumping, Kuda Lumping atau sering disebut juga "Ebeg" adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari ayaman bambu yang di potong menyerupai bentuk kuda.Tidak satupun catatan sejarah mampu menjelaskan asal mula tarian ini, hanya riwayat verbal yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Wilayah Pangandaran yang penduduknya campuran antara Sunda dan Jawa membuat kesenian kuda lumping akrab dengan masyarakat Pangandaran dan sekitarnya.Terlepas dari asal usul dan nilai historisnya, kesenian kuda lumping ini merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.
Di Pangandaran kesenian kuda lumping sering ditampilkan dalam event-event tertentu seperti Pesta Hajatan, Hajat Laut, atau sekedar menyambut tamu kehormatan.
Dalam pementasanya, kesenian kuda lumping tidak diperlukan suatu koreografi khusus, serta perlengkapan peralatan gamelan seperti halnya Karawitan, gamelan untuk mengiringi tari kuda lumping cukup sederhana, hanya terdiri dari Kendang, Kenong, Gong, dan Slompret, yaitu seruling dengan bunyi melengking. Lirik-lirik kawih yang dibawakan dalam mengiringi tarian, biasanya berisikan himbauan agar manusia senantiasa melakukan perbuatan baik dan selalu ingat pada Sang Pencipta.
Baca Juga Artikel Pendidikan dan Budaya Lainnya:
Anda ingin mengirimkan Artikel ataupun menjadi Citizen Journalism? anda bisa mengirimkan Artikel kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
1
encep rayu efendiSenin, 19 September 2011 17:35 WIB
lebih banyak artikel seni-budaya indonesia di internet..... memperkaya wawasan anak bangsa.
Anda dapat memberikan komentar tentang Mengenal Budaya Dan Kesenian Kuda Lumping dengan menggunakan form dibawah ini .
Kategori Artikel
- Wisata dan Kuliner
- Teknologi Informasi
- Pendidikan dan Budaya
- Politik dan Pemerintahan
- Kajian Islam
- Cerita Bahasa Sunda
- Olahraga dan Kesehatan
- Pemekaran Pangandaran
- Inspirasi dan Opini
- Sudut Pandang Warga
- Campur-Campur
- Cerita Warga Pangandaran
- Sosok dan Profil
- Pangandaran on English
- Ekonomi dan Wirausaha
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Restaurant dan Cafe
Rumah Makan Sari Melati
Berwisata ke pantai pangandaran bersama sahabat memang mengasyikan, minggu kemarin kami memang sengaja pergi ke pantai pangandaran Jawa barat. Sudah lama sekali tidak berkunjung ke pantai ini, mungkin terakhir ke sini sewaktu saya masih kecil, jadi lupa pantainya seperti apa, hehe. Sayang cauacanya nya sedang kurang baik, gak cerah.
Rumah Makan Sari Melati
Berwisata ke pantai pangandaran bersama sahabat memang mengasyikan, minggu kemarin kami memang sengaja pergi ke pantai pangandaran Jawa barat. Sudah lama sekali tidak berkunjung ke pantai ini, mungkin terakhir ke sini sewaktu saya masih kecil, jadi lupa pantainya seperti apa, hehe. Sayang cauacanya nya sedang kurang baik, gak cerah.




Komentar via Facebook


