Artikel Politik dan Pemerintahan
Pengembangan Jabar Selatan, Sesuaikan dengan Karakter
Oleh H.E. KUSNADI, S.H *)Selasa, 12 Oktober 2010 05:59 WIB | Dibaca 3.511 kali

Kita memang sepakat dengan isu yang berkembang itu. Kita percaya Jabar Selatan perlu pengembangan yang lebih besar lagi, sehingga ada efek nyata bagi masyarakat yang ada di sana. Meskipun sebenarnya bila lihat data yang ada angka kemiskinan, misalnya, di utara lebih besar dibandingkan di selatan.
Inilah sebenarnya yang perlu disikapi secara cermat. Pembangunan selatan jangan diasumsikan atau direpresentasikan seperti di utara. Kita harus menyepakati kawasan Jabar Selatan seperti apa karakter masyarakat, budaya, alam, dan lingkungannya. Jadi, membangun Jabar Selatan jangan gegabah, harus memperhatikan kebutuhannya.
Kita tentu sepakat, kawasan hijau di Jawa Barat sebagian ada di selatan. Pegunungan banyak di daerah ini. Kawasan hijau masih menghiasai potret udara di kawasan ini. Artinya, Jabar Selatan memiliki fungsi lingkungan, fungsi konservasi, yang harus kita jaga dan dipertahankan.
Jika pembangunan salah arah, fungsi konservasi dan lingkungan hidup Jabar Selatan ini perlu diperhatikan. Demikian pula terhadap eksploitasi sumber daya alam yang ada, jangan sampai membuat lingkungan menjadi rusak. Pembangunan jalan lintas Jabar Selatan, dari Pangandaran ke Palabuhanratu, jangan sampai membuat kawasan hijau yang ada di sekitarnya menjadi hancur.
Kita sudah lelah tentunya, menghijaukan kawasan hijau dengan melakukan gerakan rehabilitasi lahan. Di Jabar tengah dan utara, sebagaimana kita tahu, banyak kawasan yang gundul karena ada eksploitasi pegunungan untuk kepentingan komiditas, baik komoditas sayuran, buah-buahan, dan perkebunan lainnya. Lahan kritis pun banyak karena tidak ada tanaman, yang membuat kita kekurangan oksigen dan menyebabkan banjir.
Pembangunan kawasan Jabar Selatan, barangkali, bisa lebih diarahkan pada penguatan potensi-potensi wisata. Bagaimana kawasan wisata ini bisa berkembang dan dijual kepada turis asing dan dalam negeri. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota di pesisir pantai selatan, bisa mengembangkan dan menguatkan potensi usaha yang ada.
Upaya ini bisa dilakukan dengan memperkut akses jalan-jalan vertikal. Dengan demikian tempat-tempat wisata yang ada di Kab. Ciamis, Kab. Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Cianjur, dan Kab. Sukabumi, bisa diakses dengan mudah karena ada jalan vertikal yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Seperti ke Pantai Jayanti di Cidaun Kab. Cianjur, sebenarnya bisa diakses melalui Ciwidey dan Rancabali, Kab. Bandung. Akses ini lebih dekat dan lebih cepat. Tapi, jangan lupa pengemasan wisata dan promosinya.
*) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Barat
Baca Juga Artikel Politik dan Pemerintahan Lainnya:
Anda ingin mengirimkan Artikel ataupun menjadi Citizen Journalism? anda bisa mengirimkan Artikel kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
1
Gio DSelasa, 12 Oktober 2010 09:31 WIB
Kalo mau meningkatkna kesejahteraan kawasan Jabar selatan, sebaiknya dibangun jalur kereta api yang membentang dari Pangandaran - Pelabuhanratu. Disamping bisa untuk meningkatkan Wisata juga ramah lingkungan.
2
Turmono AstadiwangsaRabu, 13 Oktober 2010 13:44 WIB
Rencana pembangunan kawasan Jabar Selatan merupakan rencana yang seyogyanya dapat dilaksanakan. Begitu banyak potensi daerah yang belum digali di daerah ini. Disamping itu kalau pun daerah ini mau dibawa ke area industri pun dari sisi geografis merupakan lokasi yang strategis, cuma barangkali harus ada infrastruktur yang mendukung misalnya akses jalan listrik dan pelabuhan. Untuk pelabuhan, kapasitas pelabuhan yang ada di cilacap sangat terbatas jadi sangat mungkin bila renstra selatan Jawa Barat dapat direalisasikan juga ke sektor industri. Beberapa tahun yang lalu saya pernah membawa tamu dari delegasi dagang Jepang yakni Mr. Yoshimutu Uchiyama sebagai Business Mathing Coordinator bersamaan dengan delegasi bisnis Jepang ke Indonesia saya menjelaskan tentang potensi Ciamis Selatan yang merupakan potensi yang masih belum tergali. Dia bilang ini daerah sangat cocok untuk dikembangkan sebagai kawasan industri asal ditunjang dengan infrastruktur Jalan, Listrik dan Pelabuhan dengan alasan karena wilayah Selatan memiliki akses langsung ke laut dalam jadi sangat memungkinkan kapal2 besar untuk berlabuh serta berada pada jalur internasional di wilayah selatan. Menurut hemat saya yang merupakan orang Pamagangan Parigi dan memiliki wawasan orang kampung,orang luar saja dapat melihat potensi wilayah kita dan menyimpulkan potensi tersebut dengan analisa sederhana yang dapat diterima oleh kita. Seandainya sektor industri ini dapat direalisasikan disamping dapat meningkatkan ekonomi masyarakat juga akan membuka akses sektor ekonomi lainnya.
Disisi lain potensi wisata juga sangat menjanjikan karena daerah selatan memiliki panorama yang "cantik". Pengelolaan kawasan wisata yang berkesinambungan dengan tetap menjaga lingkungan tetap hijau serta dapat meningkatkan asset budaya daerah, point ini barangkali juga dapat dijadikan sebagai alternatif pengembangan kawasan selatan. Dari semua itu yang terpenting adalah konsep pembangunan dengan melibatkan peran serta masyarakat, sehingga pengembangan Jabar Selatan benar2 sesuai dengan karakter masyarakat ....
Hatur nuhun....
Anda dapat memberikan komentar tentang Pengembangan Jabar Selatan, Sesuaikan dengan Karakter dengan menggunakan form dibawah ini .
Kategori Artikel
- Wisata dan Kuliner
- Teknologi Informasi
- Pendidikan dan Budaya
- Politik dan Pemerintahan
- Kajian Islam
- Cerita Bahasa Sunda
- Olahraga dan Kesehatan
- Pemekaran Pangandaran
- Inspirasi dan Opini
- Sudut Pandang Warga
- Campur-Campur
- Cerita Warga Pangandaran
- Sosok dan Profil
- Pangandaran on English
- Ekonomi dan Wirausaha
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Pasar dan MiniMarket
Pasar Pangandaran
Pasar Pangandaran dibangun pada tahun 1988, terletak di Desa Pananjung, tepatnya di samping terminal bus, satu-satunya pasar tradisional milik Pemkab Ciamis di kawasan objek wisata Pangandaran. Pasar tersebut dimanfaatkan warga lokal juga kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara
Pasar Pangandaran
Pasar Pangandaran dibangun pada tahun 1988, terletak di Desa Pananjung, tepatnya di samping terminal bus, satu-satunya pasar tradisional milik Pemkab Ciamis di kawasan objek wisata Pangandaran. Pasar tersebut dimanfaatkan warga lokal juga kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara




Komentar via Facebook


