Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Artikel Sudut Pandang Warga
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Oleh SatiminKamis, 25 November 2010 13:09 WIB | Dibaca 3.094 kali
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Aku dilahirkan di Pangandaran 26 tahun yang lalu, Bapak ku seorang nelayan, rumahku terbuat dari bilik bambu berlantaikan tanah dan beratapkan daun nipah dalam bahasa sunda (dahon) dengan menggunkanan penerangan lampu teplok (damar).Meskipun kami hidup sederhana tapi kami sekeluarga merasa bahagia, setiap harinya Bapak ku dapat tangkapan ikan yang banyak, tapi saat itu harga ikan masih sangat murah, sekalipun dapat banyak hasilnya tak seberapa di bandingkan jaman sekarang, hanya cukup untuk makan sekeluarga.

Jarak rumahku 50 meter dari pinggir pantai timur,Aku kecil setiap hari bermain di pinggir pantai sambil menunggu bapak pulang melaut, sambil bermain tembak-tembakan disemak-semak pohon pandan dan kelapa,sungguh indah pengalaman itu.

Tahun-berganti tahun kemajuan jaman dan arus modernisasi pun masuk ke wilayah pangandaran, otak-otak bisnis dari luar pangandaran mengimingi-imingi rupiah hingga akhirnya kami tak kuasa menolaknya, tanah kami pun ditukar dengan rupiah.Hingga akhirnya gubuk-gubuk bekas rumah kami di pinggir pantai berubah menjadi hotel-hotel yang mewah.

Hilang tempat Kami bermain, hilang kenangan masa kecil kami, adat dan istiadat kami pun kian lama kian menipis seiring globalisasi dan arus pariwisata yang membawa banyak perubahan pada masyarakat pangandaran, gensi gede-gedean sudah menjadi trend anak-anak muda di pangandaran.

Tidak ada lagi pemandangan yang Natural yang bisa aku lihat di pinggir pantai, tempat Aku bermain dulu di pantai timur sudah berubah menjadi tumpukan batu dermaga bahkan nyaris tidak ada tepi pantai yang berpasir.

Sekarang jaman sudah berubah dulu event-event di pinggir pantai biasanya di dominasi hiburan khas daerah seperti ronggeng, calung, wayang golek, dll.Tapi sekarang event-event dipinggir pantai didominasi live musik, DJ, sampai pemilihan putri pantai.

Apa sih selain pariwisata yang bisa kita jual untuk pangandaran, tentunya keragaman budaya dan tradisi masyarakat yang harus kita promosikan juga untuk  pangandaran.Setahu ku Wisman datang ke pangandaran bukan untuk melihat pantai,karena pantai di daerah lain lebih bagus lebih indah, lebih alami, bahkan mungkin di negaranya ada juga pantai yang bagus.

Aku pernah berbiacara dengan salah satu Wisaman katanya"ternyata pangandaran tak seindah yang ada di gambar".Para Wisman datang ke indonesia khususnya pangandaran itu ingin mengenal lebih dalam budaya dan tradisi masyarakatnya,tetapi mereka tidak bisa melihat dalam keseharian masyarakat pangandaran.Padahal banyak sekali kebudayaan kita yang bisa kita promosikan.Bagi Wisdom pun demikian liburan ke pangandaran hanya menginap di hotel lalu menikmati pantai belanja lalu pulang,bukan kah itu hal yang membosankan bila dilakukan berulang-ulang.

Dilihat dari sisi positifnya perubahan pangandaran sekarang memang membawa dampak yang bagus, baik dari segi ekonomi, pembangunan ataupun pendidikan, tetapi jika tidak dibarengi dengan mental masyarakatnya yang kuat, pangandaran hanya akan tinggal namanya saja.



Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan Artikel ataupun menjadi Citizen Journalism? anda bisa mengirimkan Artikel kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita


agung
1
agung
Selasa, 30 November 2010 13:15 WIB
saya juga sangat prihatin melihat pantai pangandaran saat ini, jauh dari apa yang saya bayangkan, pantai yang indah, bersih, rapi, hal itu sama seperti pantai-pantai lain yang saya kunjungi akibat dari modernisasi dan globalisasi, semuanya serba buatan, kealamiannya hanya tersisa sedikit, saya pun jarang melihat seni budaya yang dipentaskan di pantai pangandaran, seperti ronggeng dan sebagainya. menurut saya seni budaya itulah kekayaan pangandaran sebenarnya, tanpa seni budaya pangandaran hanya tinggal kenangan, terngiyang begitu saja seperti pantai-pantai lainnya di Indonesia. JANGAN SAMPAI HAL ITU TERJADI.

Anda dapat memberikan komentar tentang Catatan Kecil Untuk Pangandaran dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Sunset
Hotel dan Penginapan
Sunset
Membayangkan .... duduk santai dan melihat birunya langit Pangandaran sambil menikmati minuman es dingin! Membayangkan .... minum kopi setelah sarapan pagi, menyaksikan riakan ombak pantai dengan santai Membayangkan .... menikmati makan malam yang lezat,ikan segar, yang baru ditangkap oleh para nelayan. Terletak di ujung barat Pantai Pangandaran yang terkenal, Hotel Sunset hanya 5 menit berkendara dari desa tapi di lokasi yang kurang sibuk dari ujung timur pantai. Hotel Sunset menawarkan pengalaman liburan yang sangat menyenangkan, dengan petualangan dan menghibur. Anda akan merasa nyaman dengan AC, air panas dan dingin dan raja ukuran tempat tidur dalam kamar masing-masing. Pengalaman yang takan terlupakan dan masih banyak lagi tersedia di Sunset losmens, pantai Pangandaran. Pengalaman yang takan terlupakan dan masih banyak lagi tersedia di Sunset losmens, pantai Pangandaran.