
Hal itu disampaikan Ketua Presidium Kab. Pangandaran H. Supratman, B.Sc ketika dihubungi Minggu (29/5), terkait pernyataan Gamawan soal pemekaran di Jakarta, baru-baru ini. "Alhamdulilah, kami atas nama warga calon DOB Pangandaran bersyukur atas pernyataan tersebut," kata Supratman.
Sebagaimana diketahui, di Jakarta Gamawan Fauzi mengatakan siap
memproses RUU pembentukkan 17 daerah otonom baru (DOB). Ia mengatakan,
jika Komisi II DPR RI mengajukan RUU pembentukan 17 daerah otonom baru
kepada Presiden RI, pihaknya akan memprosesnya.
“Sekarang kita masih menunggu. Kalau DPR minta ya kita proses. Secara
hukum, tidak ada Undang-undang yang menghentikan pembentukan dearah
otonom baru,” kata Gamawan.
Dijelaskan Gamawan, semula pemerintah memang memiliki keinginan agar moratorium hingga ada grand desain baru pengganti UU No. 32 tahun 2004. Akan tetapi, harapan pemerintah tersebut hanyalah angan-angan belaka, karena secara hukum, aspirasi pemekaran memiliki landasan yaitu UU No 32 tahun 2004 dan PP No 78 tahun 2007.
“Secara hukum, kami tidak bisa menolak pembentukkan daerah otonom baru,” ujar dia.Menurut Supratman, pernyataan Mendagri tersebut memberikan sinyal sudah melunaknya sikap pemerintah tentang pembentukkan daerah otonom baru. Sebelumnya, Mendagri “keukeuh” tidak akan memproses pemekaran, sebelum terwujudnya grand desain baru.“Ya syukurlah jika sikap pemerintah melalui Mendagri seperti itu. Sikap itu saya yakin menimbulkan reaksi positif di masyarakat," kata dia.
Pendapat agak keras dilontarkan mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI H. Eka Santosa ketika dihubungi. Dia mengatakan, warga Pangandaran hendaknya hati-hati. Pasalnya, tidak mustahil, Mendagri hanya memberikan harapan kosong belaka kepada masyarakat. Eka mengatakan, jika pernyataan Mendagri itu didasari itikad tulus berkaitan dengan pembentukkan daerah otonom, lebih baik melakukan inisiatif dengan cara pendekatan kepada DPR, sehingga daerah-daerah yang secara administratif sudah siap, segera bisa diproses lebih lanjut.“Untuk membuktikan pernyataannya itu, Mendagri harus sungguh-sungguh karena memiliki kapasitas untuk mewujudkan lahirnya daerah otonom baru. Caranya, dengan memberikan masukan kepada Presiden agar segera mengeluarkan Surat Presiden (Suspres), sehingga sidang paripurna DPR RI untuk membahas RUU daerah otonom baru bisa terlaksana,” kata Eka (PikiranRakyat)
Selasa, 31 Mei 2011 20:13 WIB
Secara wilayah Pangandaran sudah siap sebagai daerah otonom, apalagi jarak ke pusat di Ciamis cukup jauh, menilik masa lalu Pangandaran sebagai kwedanan merupakan bukti yang sahih sebagai dasar pemekaran daerah dengan potensi yang ada, kami di siap memajukan bidang perikanan di Pangandaran, berjuang terus.......amin.
Kamis, 02 Juni 2011 04:52 WIB
pangandaran sudah siap menjadi kabupaten...warga pangandaran jangan hanya memanjukan dari sgi perikanan dan pariwisata saja...masih banyak potensi yg ada contoh nya kebudayaan dan seni tradisi asli pangandaran jangan sampai hilang.
Jum'at, 03 Juni 2011 19:28 WIB
jangan hanya janji warga pangandaran dan sekitarnya butuh bukti yang pasti
Jum'at, 03 Juni 2011 19:59 WIB
bagi masyarakat kecil,,,pangandaran mau jadi kabupaten apa tidak, itu tidak begitu jadi suatu permasalahan,.
namun demikian bagi masyarakat kecil yg ada di pangandaran ,,.sudah pasti mengharapkan jika pangandaran jdi kabupaten "bisa mensejahterakan masyrkatnya,,"
diharapkan, mereka yg mempunyai kpentingan dan jabatan,,,.hendaknya harus bisa mementingkan kbutuhan masyrkt,,,,terutama peningkatan bidang kesejahteraan,,,.
Senin, 13 Juni 2011 07:26 WIB
Serupa tapi tak sama sareng cep Ipan, saleresna ari kanggo masyarakatmah teu janten pasoalan bade terpisah atanapi tetep gabung oge sing penting kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan TOP. Pengalaman menunjukan Terpisah berdampak pada Rakyat jadi perahan APBD, Kesejahteraan terabaikan bahkan bisa terjadi tidak lebih baik dari sebelumnya. Naudzubillah Himindzalik. Kitu rupina pamandegan simkuring, mudah2an lepat. Amin
Jum'at, 17 Juni 2011 06:12 WIB
Harapan Kang Ipan dan Kang Sujana adalah harapan semua "Calon Warga" Kabupaten Pangandaran. Harapan yang merupakan esensi dari sebuah Pemekaran wilayah. Kalau memang pemekaran akan terjadi, harapan ini akan sia-sia dan terlupakan pada saat ada : 1) orang per orang yang memiliki kepentingan akan kekuasaan dan uang (Yang merasa dirinya sebagai individu merasa lebih dari yang lain); 2) komunitas (baik partai, ormas ataupun lainnya) yang berusaha merebut hati warga agar menjadi konstituen-nya dengan tujuan yang sama. Oleh karena itu, sebagai warga kita harus mulai pandai-pandai menyikapi rencana pemekaran ini dengan bijaksana.
Jum'at, 24 Juni 2011 15:26 WIB
secara geografis pangandaran harus sudah siap untuk pemekaran secara akses warga pangandaran ke pusat pemerintahan sangat jauh...coba telusuri dan survei lagi biar lebih jelas semuanya
Jum'at, 19 Agustus 2011 09:05 WIB
Mengingat, menimbang, memperhatikan, dan saya kira hampir ktok palu..hehehehe
Minggu, 18 September 2011 19:53 WIB
duuuuhhhhh atoh kacida kampung halamanku akan menjadi kota pariwisata yang maju tapi ingat rada-2 ragu ada kiranya orang-2 yang Amanah,Jujur dalam mempimpin dan memajukan pangandaran dan benar-2 ingin mensejahtrakan masyarakatnya dan daerahnya kayanya akhir-2 ini pejabat sekarang banyak yg tidak Amanah......Ya ALLAH mudah-2an memberikan jalan terbaik untuk daerah kelahiran kami ini smoga sesuai yang diharapkan oleh masyarakatnya tapi Ingat calon pejabatnya harus.....AMANAH.......AMANAH......JUJUR.....JUJUR klo gak bisa lebih baik kagak usah,jadi pemimpin DOB Pangandaran, contoh orang Jepang mereka pada kesatria klo ada masalah mundur atawa bunuh diri dah gitu SDM nya hebat-2 euy apa bedanya org Japan sama orang Indonesia sama-2 beki kejo nya....oge sama orang Asia nya......mereka heeeeebbbaaaaatt kan
Rabu, 09 November 2011 10:46 WIB
pangandaran memang harus otonomi karena potensinya memadai dan ciamis harus dimekarkan demi pembangunan daerah yang merata sehingga sedikit - demi sedikit pada akhirnya akan mencapai masyarakat yang sejahtera, masyarakat yang serba dimudahkan oleh pelayanan pemerintah, karena kami sadar bahwa pemerintah adalah abdi masyarakat..
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Pondok Indah Beach
Hotel Pondok Indah Beach yang terletak di Jl. Pantai Barat - Pamugaran Pangandaran ini mempunyai konsep hotel untuk keluarga. Dengan lokasi hotel yang berada di sebelah Barat Pangandaran menjadikan suhu udara yang ada di lingkungan hotel terasa masih relatif sejuk.




Komentar via Facebook



