
Sekitar 45 perahu berukuran antara 5 - 10 gross ton tersebut, tampak berbeda dengan yang dimiliki oleh nelayan Pangandaran yang ukurannya jauh lebih kecil, dan hanya digerakkan oleh mesin tempel. Dengan ukuran yang lebih besar, nelayan Cilacap mampu menangkap ikan di perairan yang lebih jauh sampai di tengah laut.
Kapal nelayan Cilacap tersebut mulai berlindung dan lego jangkar sejak awal tahun baru lalu. Menjelang petang hingga malam kapal beriringan merapat ke pantai, sedangkan pagi harinya, kapal tersebut meninggalkan Pangandaran untuk menangkap ikan di laut lepas.
Alasan mereka parkir di pantai timur tersebut karena titik keberangkatan dari Pangandaran jaraknya lebih dekat mencapai lokasi penangkapan ikan, apabila dibandingkan harus berangkat dari Cilacap. Dengan demikian, mereka dapat lebih mengghemat bahan bakar.
"Saat ini sedang musim angin berat, sehingga ombak di tengah juga besar. Lebih baik mencari aman di Pangandaran. Pulang kalau hasil tangkapan sudah banyak," ujar salah seorang nelayan Cilacap, Santo, Jumat (6/1).
Dia mengungkapkan, saat bertiup angin barat, maka nelayan memilih berlindung di kawasan pantai timur. Sebaliknya apabila sedang musim angin timur, mereka memilih berlindung di seiktar pantai barat pangandaran.
Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indoensia (HNSI) Kabupaten Ciamis, Muhamad Yusup mengatakan, dapat memahami upaya berlindung yang dilakukan oleh nelayan Cilacap. Namun demikian diharapkan nelayan yang sedang berlindung itu menjual ikan hasil tangkapannya di Pangandaran, atau tidak dibawa pulang ke Cilacap.
"Akan lebih baik lagi apabila mereka juga menjual ikan tangkapannya di Pangandaran. Apalagi mereka juga beberapa kali berlindung di tempat tersebut. Dengan demikian aktivitas nelayan setmpat juga ikut naik,hasilnya juga dapat dinikmati oleh nelayan Pangandaran," ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa nantinya patai barat Pangandaran juga tidak boleh dijadikan sebagi lego jangkar perahu besar terseut. Sebab lokasi pantai barat akan sepenuhnya menjadi kawasan pariwisata.
"Dengan demikian saat angin timur, perahu yang biasanya lego jangkar di pantai barat, diminta parkir di pantai timur. Apabila di pantai barat, akan merusak pemandangan wisata bahari. Sebenarnya persoalan tersebut juga dapat diatasi apabila Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang sudah dioperasikan," tutur Yusup. Sumber PikiranRakyat
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Nugraha
Hotel Nugraha Terletak di Jl. E.Nurbaen Pangandaran 100M dari Pantai Pangandaran.Hotel ini cocok untuk berlibur bersama keluarga,tugas kantor atau dinas. Suasana yang asri dan nyaman untuk anda berlibur di pantai pangandaran, tarif yang ekonomis sangat cocok buat anda yang berkantong minimalis. makanya jika anda dan keluarga ingin berlibur dan menikmati indahnya pantai pangandaran salah satu pilihannya adalah Hotel Nugraha.




Komentar via Facebook


