
Samsu menjelaskan perencanaan pembangunan pasar itu memang melibatkan Dinas Cipta Karya. Namun pelaksana pembangunannya tetap CV Slayu Dhiya Ishamah, sebagai pengembang.“Dinas Cipta Karya hanya membatu karena sebelumnya antara pedagang, pengembang dan aparat desa tidak sepakat dalam masalah pembayaran, harga sampai masalah site plan,” ungkapnya.
Pedagang berharap masalah pembangunan pasar segera menemui titik terang. Sebab, aktivitas jual beli di tempat relokasi di Dusun Kalen Wadas (eks Stasiun Cijulang) tidak nyaman.“Kami berjualan di sini (tempat relokasi) sudah enam bulan. Kondisinya seperti pasar jangkrik, sangat mengkhawatirkan,” ungkap, Yadi, salah seorang pedagang Pasar Desa Cijulang.
Dia juga menilai pembangunan pasar baru tidak berjalan mulus. “Saya lihat pembangunan pasar (baru) lambat, paling baru 30 persennya. Itupun saya lihat kualitas kayunya jelek,” tegas dia.Untuk diketahui, rencana pembangunan kembali Pasar Desa Cijulang diprakarsai Badan Perwakilan Desa (BPD) setempat. Pengerjaannya diserahkan kepada CV Selayu Diah Isama, kontraktor asal Banjarsari.
Permasalahan mulai muncul ketika dikeluarkan Kepdes No 9/kepdes/2009/23-12-2009 mengenai jadwal dan aturan uang muka pembelian kios. Dalam keputusan itu pedagang harus membayar 25 persen terlebih dahulu.Keputusan tersebut dinilai memberatkan pedagang karena ada jatuh tempo pembayaran. Sementara pembangunan pasar baru akan dimulai.
Permasalahan lain muncul yakni mengenai kesepakatan harga kios yang dinilai pedagang terlalu tinggi. Para pedagang juga mengeluhkan site plan serta bahan bangunan yang kualitasnya kurang baik.Sumber RadarTasikmalaya
Selasa, 22 Maret 2011 14:26 WIB
polmik pasar cijulang bayak campur tangan oknum yang mw cari keuntungan lebih besar dari masyarakat?... dari sumbe pertama mengatakan kesepakatan bayar DP 25% sisaya dicicil?... keyatanya dibokongi entah kesepakatan siapa pengebang mencantumkan beli nomor kios 500rb TERTULIS ada kunci kios langsung dibayar dimuka langsung lunas?...dalam masalah ini ada oknum yang cari keuntungan tanpa mengandeng bank untuk proyek pasar cijulang, dibebani kepada masyarakat semua.
Sabtu, 11 Juni 2011 18:36 WIB
mdh mdhn cpet beres,,
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Sari Laut Rasa Sayang
Sea food atau makanan laut merupakan salah satu menu makanan yang menjadi favorit para pecinta kuliner di kawasan Wisata Pangandaran, Salah satunya yang di sajikan oleh Rumah Makan Sari Laut Rasa Sayang yang berlokasi di Jl.Kidang Pananjung No.236 Pangandaran.




Komentar via Facebook


