Berita
Wisatawan Asing Mulai Meningkat
Oleh Nay SuryaRabu, 21 Juli 2010 12:29 WIB | Dibaca 1.700 kali

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Ciamis dari awal Juli hingga kemarin tercatat sebanyak 651 wisman masuk ke Pangandaran. Sedangkan pada bulan Juni hanya sebanyak 146 orang. “Saat ini ada peningkatan kunjungan wisatawan asing, biasanya puncaknya ada di bulan Agustus, mudah-mudahan terus bertambah,” ungkap Kepala UPTD Budpar Pangandaran Endang Sukirna, kemarin.
Endang menjelaskan tingkat kunjungan wisman tahun ini dirasakan menurun dan terlambat. Biasanya, kata dia, dari bulan Juni mulai terjadi peningkatan kunjungan. “Mungkin karena kemarin ada momen Piala Dunia,” tandasnya. Adanya peningkatanan wisman juga dirasakan para pemandu wisata, pengelola hotel, restoran dan biro perjalanan wisata. Seperti diauki Iwa (46), salah seorang pemandu wisata asal Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.
Menurut dia, wisman mulai meningkat dalam sepekan terakhir. “Setelah Pangandaran mulai sepi karena musim liburan anak sekolah sudah habis, bule justru mulai banyak yang datang,” ungkap dia. Iwa mengatakan sebagian wisman yang datang ke Pangandaran merupakan orang-orang baru serta para pelajar yang sedang berlibur. “Yang saya dengar dari mereka (wisman) kebanyakan pertama kali ke Pangandaran,” tutur lelaki yang aktif juga di Local Working Group (LWG) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) ini.
Sementara untuk mengenai negara asal, Iwa mengatakan wisman dari negara-negara Eropa masih mendominasi seperti Belanda, Jerman, Inggris dan Prancis. Wisman dari Australia dan Amerika juga mulai banyak. Ditemui di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Casssly Thony (24), wisman asal Belanda mengaku senang bisa berkunjung ke Pangandaran. Kata dia, Pangandaran memiliki pantai yang bagus. Namun ia mengaku sangat kesulitan untuk mendapat informasi seperti peta wilayah dan kawasan wisata yang bisa dikunjungi. Hal senada juga diungkapkan Robert Andi (32) wisman asal Prancis. Bahkan, Andi memberikan kritikan pedas terkait banyaknya sampah yang banyak berserakanan di pantai.
Budi Nugraha dari Local Working Group (LWG) Pangandaran juga menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas penunjang kepariwisataan seperti peta wilayah, informasi hotel dan objek wisata. Saat ini, lanjut dia, papan informasi mengenai objek wisata maupun hotel pun tidak ada. “Seharusnya di pintu masuk disediakan peta untuk pengunjung terutama untuk wisatawan asing,” saran dia.
Budi berharap pemerintah memperhatikan hal tersebut mengingat tidak semua wisman menggunakan jasa biro perjalanan wisata. Bahkan, saat ini banyak wisman yang melancong hanya satu dua orang saja. “Bule saat ini lebih senang back packer, karena lebih ekonomis dan mereka lebih bisa leluasa pergi kemanapun mereka sukai,” pungkasnya.
Sumber RadarTasikmalaya
Baca Juga Berita Lainnya:
Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
Anda dapat memberikan komentar tentang Wisatawan Asing Mulai Meningkat dengan menggunakan form dibawah ini .
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Travel Services dan Transportasi
Janggala Body Rafting - Green Canyon
Dengan menyusuri sungai green canyon dan melihat keindahan dinding dan ngarainya yang masih alami punya daya tarik tersendiri dan berakhir di Green Canyon gate (Cukang Taneuh) dilanjutkan dengan memakai perahu ketempat semula dan perjalanan yang sungguh mengagumkan
Janggala Body Rafting - Green Canyon
Dengan menyusuri sungai green canyon dan melihat keindahan dinding dan ngarainya yang masih alami punya daya tarik tersendiri dan berakhir di Green Canyon gate (Cukang Taneuh) dilanjutkan dengan memakai perahu ketempat semula dan perjalanan yang sungguh mengagumkan




Komentar via Facebook


