SMS Anda
  • 081213050xxx
    saya ada rencana ke pangandaran tgl 15 Sept
  • 085722964xxx
    Tolong info tarif penginapan untuk tgl 9 sept s/d 11 sept 2010 brp??? Apa masih tersedia?? Tq
  • 089995317xxx
    mohon info kalau dri depok ke pangandaran atau sebalikny jadwal bus ny jam brapa?Trims yah..
  • 085742969xxx
    jadwal bus yg pagi dari pangandaran ke tasikmalaya jam berapa?
  • 081815773xxx
    info cuaca hr ini dong, bgs ga ya? mau k green canyon bsk pg. brgkt mlm ini neh. thanks ya
  • 085674881xxx
    info penginapan utk 100 org dkt pantai dan biaya tiket msk perbus
  • 081236177xxx
    Cariin saya kamar yg 100rb dunk, by aep
  • 085688777xxx
    punten info bungalow yg dikelola smk pangandaran dimana ya..
  • 029512171xxx
    tny kl ke pangandaran lwt udara,dr bandara ke pantai brp km? Ada bus? Thanks
  • 081394175xxx
    pesananda kang adi..nyungkeun petunjuk rute pangandaran ti bandung..abdi kantos tersesat di tasik

Lihat Semua SMS dan Cara Kirim
Aneka
Batu Layar Pernah Menjadi Icon Pangandaran
Batu Layar Pernah Menjadi Icon Pangandaran
Batu layar yang menurut legenda merupakan perwujudan dari sebuah kapal yang ditumpangi oleh Putri Tandarun Cagang bersama suaminya seorang Belanda yang terdampar pesisir Pangandaran.Karena bentuknya yang menyerupai layar,
Jadwal Sholat
Jadwal Sholat untuk daerah Pangandaran dan Sekitarnya Minggu, 05 September 2010 :
Imsyak : 04:20 WIB
Subuh : 04:30 WIB
Dzuhur : 11:47 WIB
Ashar : 15:06 WIB
Maghrib : 17:48 WIB
Isya : 18:58 WIB
Sumber Perhitungan Dewan Hisab dan Rukyat (DHR)
Berita
ABG Kesurupan Saat Berpacaran
Oleh Nay SuryaJum'at, 30 Juli 2010 20:23 WIB | Dibaca 87 kali
ABG Kesurupan Saat Berpacaran
Sepasang anak baru gede (ABG) yang sedang berpacaran di atas tanggul pemecah gelombang di Pantai Timur Pangandaran, kemarin, tiba-tiba kesurupan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00. Sejoli yang kerasukan adalah Yes, warga Kecamatan Sidamulih berusia 15 tahun. Dan, Sat, warga Pangandaran berusia 16 tahun.

Informasi yang dihimpun, Yes berangkat dari Sidamulih bersama enam temannya. Setibanya di Pantai Timur, Yes berpisah dengan rombongan. “Yes berdua sama pacarnya duduk di ujung tanggul, memilih duduk di ujung tanggul. Saya nggak tahu kejadian awalnya bagaimana, tiba-tiba mereka berdua teriak-teriak,” tutur Fitri, salah seorang teman Yes.

Melihat kejadian tersebut, Fitri bersama teman-temannya membawa Yes dan Sat ke tepi jalan raya. Namun bukannya sembuh, keduanya malah makin menjadi. Mereka menjerit-jerit dan meronta-ronta. “Matanya melotot terus,” terang dia, kemarin.Untuk itu, Fitri bersama teman-temannya memutuskan membawa Yes pulang ke Sidamulih menggunakan motor. Yes dibonceng dengan diapit dua temannya. Di Jalan Kidang Pananjung Pangandaran --tepatnya di depan Radio RIS-- Yes kembali meronta. Yes berusaha loncat dari motor hingga hampir jatuh. “Dia seperti ketakutan, terus-terusan menjerit, katanya ingin pulang,” tuturnya.

Setelah diturunkan dari motor, Yes berguling-guling di pinggir jalan. Kontan kejadian tersebut membuat pengendara yang melintas serta warga sekitar heboh. Yes dibawa warga ke rumah penduduk. Namun tak kunjung sadar, bahkan memaki-maki warga yang berusaha menenangkannya. “Jangan ganggu, saya ingin pulang,” ungkap Yes berulang-ulang dengan nada tinggi.

Karena tak bisa ditenangkan, warga kembali membawa Yes ke Pantai Timur, tempat pertama kali Yes kesurupan. “Sepertinya yang ngomong penunggu (mahluk gaib, red) di sana (Pantai Timur). Makanya saya membawanya ke sana lagi,” tutur Kadir, salah seorang warga yang melintas di tempat kejadian dan berusaha menenangkan korban.Di lokasi tanggul pemecah ombak, Yes dibaringkan. Setelah diberi minum, korban bisa tenang. “Sepertinya penunggu di sini (Pantai Timur) ke ganggu sama anak-anak ini,” tutur Kadir, pria yang berprofesi sebagai pencari udang karang (lobster) itu.

Dikatakannya, di kawasan Pantai Timur dulu terdapat pemakaman warga. Namun makam tersebut telah dipindahkan karena dirasakan kurang nyaman bagi daerah wisata. Kadir berharap warga dan pengunjung yang beraktivitas di pantai menjaga sikap dan tidak melakukan hal-hal yang negatif. “Intinya kita harus jaga sikap dan ingat sama Allah,” ujarnya.

Warga lainnya, Asep (32) berharap kejadian tersebut menjadi cermin bagi para orang tua untuk memperhatikan pergaulan anak-anaknya. “Usia mereka masih belia lah untuk pacaran. Kalau nggak orang tua (yang menjaga anaknya, red) siapa lagi karena nggak ada yang peduli,” tuturnya

Sumber RadarTasikmalaya

KirimKirim Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS Bookmark and Share

Komentar

Anda dapat memberikan komentar tentang ABG Kesurupan Saat Berpacaran dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Radio Streaming
RJMFM Pangandaran
Get the Flash Player to see this player.
RISFM Pangandaran
Get the Flash Player to see this player.