Berita
Geng Motor Meresahkan
Oleh Nay SuryaRabu, 01 September 2010 08:44 WIB | Dibaca 1.946 kali

Biasanya, aktivitas geng motor terlihat malam hari, terutama saat malam minggu. Seperti diungkapkan Toto (46), salah seorang warga Kecamatan Pangandaran kepada Radar, kemarin. “Saya sering lihat mereka konvoi dan katanya mau saling serang antara anak-anak XTC sama Brigez. Nggak tahu dari geng motor apa, beberapa waktu lalu juga ada anak muda yang dipukuli di sini (Tollgate),” tuturnya. Kata dia, ulah para geng motor tersebut saat ini sudah meresahkan warga.
Jika terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan para anggota geng bisa merusak dan menganiaya siapa saja. “Kalau dibiarkan mereka semakin berani. Sebelum ada korban saya sebagai warga berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas,” ujarnya. Kekhawatiran juga dirasakan Nanang, salah seorang warga Cijulang. Dia pernah berpaspasan dengan anggota geng motor yang membawa senjata tajam. Kata dia, saat ini kerap terlihat para geng motor melakukan konvoi di jalanan.
Beberapa warga pernah melihat sekelompok geng motor membawa samurai. “Sekarang sih belum melakukan perusakan. Mereka hanya berseteru sama geng motor lain. Tapi kalau sudah bawa senjata tajam kan ngeri lihatnya, bisa mengancam nyawa orang lain termasuk warga,” jelasnya.
Kapolsek Cijulang AKP Mujiran membenarkan maraknya aksi konvoi para geng motor di wilayahnya. Minggu (30/8) dini hari, pihaknya mengamankan beberapa anggota geng motor yang dianggap telah meresahkan warga. “Berdasarkan laporan dari warga, kami mengamankan mereka (geng motor) lalu kami panggil orang tuanya ke sini (Mapolsek) dan bikin surat pernyataan,” ungkap dia.
Mujiaran menambahkan pihaknya telah menangkap dua kelompok geng motor yang diketahui saling bermusuhan. “Satu kelompok mengaku XTC, satu kelompok lagi mengaku anggota Brigez,” tuturnya. Anggota geng motor yang ditangkap, lanjutnya, berasal dari berbagai daerah seperti Pangandaran, Parigi dan Cijulang. “Mereka memang sudah pada keluar sekolah tapi usianya masih muda-muda antara 17 sampai 26 tahun,” terangnya. Saat ini, sambung dia, pihaknya hanya memberikan pengarahan.
Jika geng motor yang rata-rata berusia belasan tahun tersebut kembali berulah, pihaknya akan bertindak tegas. “Kami baru mengimbau saja agar mereka tidak mengulang perbuatannya, tapi kalau berulah lagi kami tindak tegas,” tuturnya. Hal senada diungkapkan beberapa tokoh masyarakat dan warga Cijulang. Warga sepakat untuk memerangi para geng motor. “Kami tidak mau anak-anak kami semakin rusak moralnya. Karena itu semua pihak harus bersatu memberantas geng motor yang sudah menjadi penyakit masyarakat,” tutur Eris (38), salah seorang tokoh pemuda Cijulang. Kapolsek Pangandaran AKP Sutisna melalui Kanit Reskrim Aiptu Sakur juga mengatakan hal yang sama. Pihaknya akan bertindakan tegas terhadap kelompok motor yang meresahkan seperti aksi kebut-kebutan yang kerap terjadi di Pangandaran.
Sumber RadarTasikmalaya
Baca Juga Berita Lainnya:
Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
1
IRVANRabu, 01 September 2010 14:46 WIB
yang sepersti tu mah harus ditindak tegas g da gunanya sebenernya hidup jga g beda jauh ma brandal2........kita hidup jangan neko2 ja lah buat bangga negara tu lebih bagus browww
2
ishak robbyansyahRabu, 01 September 2010 14:56 WIB
jangan hanya diberi surat pernyataan aja tapi mending di penjara aja...mereka itu sampah yang nggak berguna...mereka anggap itu "GAUL"....juga buat para orang tua janganlah membelikan kendaraan bermotor buat anak2nya......jadi peran orang tua juga sangat penting....
3
agung Kamis, 02 September 2010 14:27 WIB
kalau menurut saya, hukuman penjara bukan jalan terbaik untuk membuat mereka sadar, setidaknya untuk sementara, tapi membina moral mereka dengan agama karena jika nilai-nilai agama sudah merasuk ke dalam jiwa seseorang, maka setiap perilaku orang tersebut akan sesuai dengan tuntunan agama, selain itu mereka juga perlu diberikan pelatihan tenaga kerja agar mereka tidak pada nganggur dan akhirnya berbuat tidak karuan karena mereka yang ikut geng motor sebagian besar, satu lagi saran saya, sebaiknya hobi mereka naik motor disalurkan dengan baik ke sarana-sarana yang tepat seperti ajang motor balap bergengsi ataupun komunitas-komunitas motor yang cinta damai dan suka menolong sesama, thank`s.
4
vixsSabtu, 11 September 2010 08:33 WIB
ngerakeun pisan atuh... hayang so soanmah lain kitu
5
putraPND-sidomulyo-panggungan-pondoklombokSenin, 11 Oktober 2010 07:45 WIB
ini adalah dampak dari MODERNISASI, dan TERKONTAMINASINYA oleh NARKOBA, MIRAS, PERGAULAN SEX BEBAS, ini semua sudah merongrong kepada GENERASI MUDA KOTA PARIWISATA, yang sy prihatin ini sudah masuk ke PLOSOK PEDESAAN, sy sbg putra Pangandaran, berharap kepada PEJABAT TERAS, TOKOH MASYARAKAT, ALIM ULAMA, dan semua komponen turut andil karena GENERASI MUDA ADALAH ASET BANGSA apalagi kota Pangandaran minta OTONOMI ini PR buat kita semua, dan ini semua selalu pakai dalih HAK ASASI MANUSI (HAM), orang punya kebebasan individu, jangan sampai KEMAKSIATAN di PANGANDARAN menjamur, kalo ini dibiarkan tunggu SUNAMI KEDUA, dan sy berharap jangan terjadi,
6
ivunkverthayudhaSenin, 06 Juni 2011 00:20 WIB
ya benar saya setuju dngn apa yg d tuturkan PUTRA PND,...smua orang ingin hdp damai,bahagia,,.tp slama maksiat makin merajalela,,kita pula yg kena imbasnya,,apalagi dngn adanya cafe2 yg ckp meresahkan,,pasar wisata pun berubah fungsi jadi pasar wanita....hmmmmmmmm sungguh malang pangandaran ku
7
putraPND-sidomulyo-panggungan-pondoklombokSenin, 06 Juni 2011 07:30 WIB
SALAM KENAL ivunkverthayudha sy sependapat dengan anda tapi bagaimana solusi ntuk generasi muda kota Pangandaran itu dulu kan punya lapangan CROS JAMPING di pinggir laut yaitu di lapangan KETAPANG DOYONG dulu tahun 1980-1985 buat ajang lomba nasional coba sekarang buka kembali biat anak-2 muda punya hoby di salurkan di tempat ini gitu sohib .......
Anda dapat memberikan komentar tentang Geng Motor Meresahkan dengan menggunakan form dibawah ini .
Buah Honje,Rahasia Bumbu Pindang Gunung Khas Pangandaran
Sudah pernah mencoba Masakan Khas Pangandaran Pindang Gunung? yups, masakan sejenis sup ikan yang suegere poll di lidah, sekali icip-icip pasti ketagihan.Apa rahasianya yah..? ini dia yang membedakan pindang gunung dengan
Sudah pernah mencoba Masakan Khas Pangandaran Pindang Gunung? yups, masakan sejenis sup ikan yang suegere poll di lidah, sekali icip-icip pasti ketagihan.Apa rahasianya yah..? ini dia yang membedakan pindang gunung dengan
Layanan Kesehatan
Apotek K-24 Pangandaran
Apotek K-24 terletak di Jl. Merdeka No. 178 Pangandaran buka 24 jam meyediakan obat-obat bebas (OTC), obat resep dokter (puyer/racikan), Apotek K-24 juga menjual multivitamin dan suplemen, alat kesehatan, serta produk-produk non-obat yang masih berhubungan dengan kesehatan/farmasi, obat yang dijual di Apotek K-24 cukup komplit.
Apotek K-24 Pangandaran
Apotek K-24 terletak di Jl. Merdeka No. 178 Pangandaran buka 24 jam meyediakan obat-obat bebas (OTC), obat resep dokter (puyer/racikan), Apotek K-24 juga menjual multivitamin dan suplemen, alat kesehatan, serta produk-produk non-obat yang masih berhubungan dengan kesehatan/farmasi, obat yang dijual di Apotek K-24 cukup komplit.

Komentar via Facebook


