Berita Informasi Khusus Pemekaran
Pangandaran Pisah, Kabupaten Ciamis Kehilangan PAD Cukup Besar
Sabtu, 07 April 2012 06:03 WIB | Dibaca 5.473 kali
Pangandaran Pisah, Kabupaten Ciamis Kehilangan PAD Cukup Besar
Pangandaran,myPangandaran.com-Pembentukan daerah otonom baru yaitu Kabupaten Pangandaran akan cukup berdampak pada Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis sebagai induknya, selain sektor wisata, beberapa sektor lain juga diproyeksikan akan mengurangi PAD Ciamis sekitar 12 milyar pertahunnya.

Dikutip dari Harian Pikiran Rakyat, Bupati Ciamis Engkon Komara mengatakan sejak awal mendukung rencana pemekaran sepuluh kecamatan di Ciamis selatan menjadi daerah otonom baru (DOB) Kabupaten Pangandaran.

Pembentukan DOB tersebut diharapkan mampu meningkatkan pembangunan serta pelayanan terhadap masyarakat. "Sudah sejak awal saya katakan sepenuhnya mendukung pemekaran Pangandaran menjadi sebuah DOB. Pembentukan Kabupaten Pangandaran demi meningkatkan kesejahteraan serta mempercepat proses pembangunan daerah," tuturnya.

Ia mengatakan hal itu seusai memimpin Rapat Koordinasi Pemda Ciamis serta Pelantikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ciamis, Kamis (6/4). Salah satu bukti dukungan tersebut adalah Pemda Ciamis serius memersiapkan anggaran untuk Kabupaten Pangandaran."Kami sudah persiapkan anggaran untuk pembahasan Pangandaran," katanya.

Berkenaan dengan pemisahan, ia mengakui bakal berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) khususnya dari sektor pariwisata. Sebab selama ini kawasan wisata Pangandaran merupakan penyumbang terbesar, jika dibandingkan dengan objek wisata lain yang ada di wilayah tatar Galuh Ciamis.

Selain kehilangan PAD dari sektor pariwisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Ciamis, beberapa sumber PAD yang bakal hilang di antaranya menyangkut pajak daerah termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan lainnya.

Dari sepuluh kecamatan yang tergabung menjadi Kabupaten Pangandaran, rata-rata pertahun diperoleh PAD sebesar Rp 12 miliar. Terdiri dari sektor pariwisata sekitar Rp 3 miliar, PBB Rp 3 miliar serta sumber lainnya seperti pajak reklame, hotel dan restoran.

"Sebenarnya jika dihitung Ciamis tidak banyak kehilangan, sebab selama ini anggaran pembangunan wilayah Ciamis selatan jumlahnya tidak terpaut banyak dari sumber PAD yang diserap dari wilayah tersebut. Tentunya kami juga memersiapkan langkahstrategis untuk meningkatkan PAD," tuturnya.

Engkon menegaskan selama ini tidak pernah membedakan penanganan pembangunan antara wilayah Ciamis selatan, tengah maupun utara. Seluruh wilayah Ciamis, tegas Engkon mendapatkan perhatian yang sama.

"Tidak ada pembedaan, semua diperlakukan sama. Sebab tentunya pembangunan berdasarkan pada realita di lapangan," ujarnya.

Bupati Ciamis Engkon Komara menambahkan untuk menutup hilangnya PAD sektor pawiwisata akibat lepasnya aset kepariwisataan, potensi wisatadi Ciamis utara maupun tengah bakal dikelola lebih maksimal.

Beberapa potenmsi yang bakal dikembangkan adalah wisata minat khusus, seperti di Astana Gede Kawali, Situ Panjalu atau Situ Lengkong, Cagar Budaya Karang Kamulyan serta berbagai lokasdi lain.

"Tidak hanya ekstentisikasi tetapi juga intensifikasi seluruh potensi PAD. Masih banyak yang bisa digali untuk dikembangkan," katanya.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Ciamis Didi Sukardi mengaku bersyukur dengan terbentuknya Kabupaten Pangandaran. Sebab hal tersebut bakal mempercepat prosespembangunan serta meningkaykan pelayanan masyarakat. Namun demikian, untuk menjadi Kabupaten Pangandaran yang definitif, harus melalui beberapa tahapan.

"Itu baru disetujui pada tingkat Badan Legislasi, dengan demikian masih ada beberapa proses yang dilalui. Jika seluruh proses lancar, tahun 2012 RUU pemekaran bisa disahkan," tuturnya.

Lepasnya sepuluh kecamatan menjadi Kabupaten Pangandaran, tambah dia, juga bekal berdampak positif bagi kabupaten induk Ciamis maupun DOB Pangandaran. Sebab prose pembangunan serta pelayanan terhadap masyareakat bisalebih meningkat serta fokus.

"Kabupaten induk bisa fokus, demikian juga Pangandaran bisa diuntungkan. Justru beban berat bakal ditanggung pemerintah pusat, sebab anggaran bertambah," katanya.

Berkenaan dengan lanjutan pembentukan Kabupaten Pangandaran, anggota wakil rakyat dari Ciamis selatan, Ahmad Irfan Alawi mengatakan bahwa pembahasannya harus tuntas pada tahun 2012. Alasannya jika sampai mundur, maka pembentukannya bakal semakin mundur hingga 2015. Hal tersebut berkenaan dengan kesibukan pemerintah pada tahun 2013 yang harus menuntaskan sejumlah perundangan penting seperti UU Parpol, UU Pemilu dan lainnya.

"Tahun 2014 berlangsung pemilu. Jadi satunya kesempatan jika dapat segeraterbentuk, maka pembahasan harus tuntas 2012. Mudah-mudahan kali ini bukan hanya angin surga, sebab sebelumnya terkesan berlarut," kata Ahmad Irfan Alawi.

Dia mengatakan bahwa keputusan DPR menyangkut pembentukan DOB Pangandaran, merupakan pintu masuk untuk mencapai jenjang yang lebih maju bagi Ciamis maupun Pangandaran.

Di sisi lain, lanjutnya, tantangan bagi Pangandaran untuk membuktikan diri mampu berdiri dan berkembang. "Ini merupakan titik awal. Tidak hanya pemerintaha, masyarakat juga harus memersiapkan diri untuk mengelola pembangunan Pangandaran," tuturnya.

Sumber Pikiran Rakyat, Sumber Photo ppdi.or.id



Print PDF Versi PDF Arsip Lihat Arsip Berita Informasi Khusus Pemekaran RSS Sindikasi RSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita



Bayu Handhika Chandra
1
Bayu Handhika Chandra
Sabtu, 07 April 2012 12:38 WIB
"Engkon menegaskan selama ini tidak pernah membedakan penanganan pembangunan antara wilayah Ciamis selatan, tengah maupun utara. Seluruh wilayah Ciamis, tegas Engkon mendapatkan perhatian yang sama"
Omong kosong tidak ada buktinya,nyatanya ciamis selatan daerah yang paling tertinggal,contoh kecil,jalan banyak yang Rusak,hampir 10 thun jalan pangandaran tidak di perbaharui lagi..
Bayu Handhika Chandra
2
Bayu Handhika Chandra
Sabtu, 07 April 2012 12:45 WIB
"Engkon menegaskan selama ini tidak pernah membedakan penanganan pembangunan antara wilayah Ciamis selatan, tengah maupun utara. Seluruh wilayah Ciamis, tegas Engkon mendapatkan perhatian yang sama"
Omong kosong tidak ada buktinya,nyatanya ciamis selatan daerah yang paling tertinggal,contoh kecil,jalan banyak yang Rusak,hampir 10 thun jalan pangandaran tidak di perbaharui total lagi..
Bayu Handhika Chandra
3
Bayu Handhika Chandra
Sabtu, 07 April 2012 12:45 WIB
"Engkon menegaskan selama ini tidak pernah membedakan penanganan pembangunan antara wilayah Ciamis selatan, tengah maupun utara. Seluruh wilayah Ciamis, tegas Engkon mendapatkan perhatian yang sama"
Omong kosong tidak ada buktinya,nyatanya ciamis selatan daerah yang paling tertinggal,contoh kecil,jalan banyak yang Rusak,hampir 10 thun jalan pangandaran tidak di perbaharui total lagi..
singa wijaya
4
singa wijaya
Sabtu, 07 April 2012 16:37 WIB
ada hal yang lebih manfaat dari pemekaran ini adalah mendekatkan layanan publik bagi masyarakat ciamis selatan. dan langkah selanjutnya sambil penataan RTRW ciamis, perlu difikirkan kemungkinan pemekaran ciamis utara dan penetapan kota galuh. sakalian cape mending dibeberes sakalian
urang kidoel
5
urang kidoel
Senin, 09 April 2012 16:11 WIB
semangat lah pkokona mh wt pra pejuang pangandaran semoga smw.a berjalan lancarr..amieenn
Yosep A
6
Yosep A
Selasa, 10 April 2012 02:16 WIB
Mudah"an cepat terlaksana Pangandaran jadi kabupaten, biar jalan cepat diperbaiki.
Drs.H.Engkos Kosasih(Sanghyngkalang Batukaras)
7
Drs.H.Engkos Kosasih(Sanghyngkalang Batukaras)
Sabtu, 21 April 2012 06:17 WIB
Pangandaran sudah saatnya berdiri sendiri,dan dimekarkan jadi sebuah kabupaten,kalau pangandaran tdk dimekarkan bagaimanapun pembangunan dan kemajuan wilayah trsbt sangat lambat,karna perhatian pemerintah kabupaten ciamis kurang sepenuhnya perhatian,sebagai contoh kecil jalan yg rusak dari pangandaran menuju cijulang -cimerak-batukaras tdk diperhatikan, padahal daerah2 tersebut di atas banyak memberikan pendapatan asli daerah. Apakah pemerintah kab ciamis tdk merasa menerima dari PAD nya?. Tp knapa jalan dibiarkan ancur.? Jgn khawatir SDM masyarakat Pangandaran tdk diragukan lagi,kapan dan bagaimana cara memajukan kabupaten pangandaran kelak.
Urang Galuh
8
Urang Galuh
Jum'at, 27 April 2012 08:45 WIB
mendingan lepas saja, pangandaran terlalu jadi beban buat ciamis , anggaran banyak mengalir kesana tapi tetap tidak ada peningkatan taraf hidup mungkin sumberdaya manusianya yang kurang ...
bujang Mandala Batukaras
9
bujang Mandala Batukaras
Sabtu, 28 April 2012 12:25 WIB
kami dukung pemekaran ini..dan kmi tunggu,,pangandaran dan tempat wisata yang lainya sangat berpengaruh bagi pendapatan kabupaten,mungkin sekarang saatnya untuk berdiri sendiri.pemasukan yang masuk ke kas kabupaten itu tidak dirasakan oleh penduduk wilayah ciamis selatan,padahal wilayah inilah yang menjadi pendapatan utama kabupaten.
Garuda Selatan
10
Garuda Selatan
Senin, 14 Mei 2012 16:04 WIB
saya setuju Pangandaran dimekarkan karena Ciamis terlalu luas sehingga wilayah yang ada sekarang ini tidak dapat diperhatikan secara intensif. Percaya saja Kang SDM di wilayah Pangandaran sudah cukup mempuni untuk mengembangkan Pangandaran. Terbukti warga Calon Kab. Pangandaran CERDAS sehingga tidak perlu RUSUH untuk memperjuangkan PEMEKARAN cukup melalui DIPLOMASI.
Muhammad Ruzi R
11
Muhammad Ruzi R
Minggu, 03 Juni 2012 09:23 WIB
Sukses kanggo kabupaten PANGANDARAN. biar menambah kemerihaan di jabar. sukses lagh
Muhammad Ruzi R
12
Muhammad Ruzi R
Minggu, 03 Juni 2012 09:23 WIB
Sukses kanggo kabupaten PANGANDARAN. biar menambah kemerihaan di jabar. sukses lagh
Agus Wonoharjo
13
Agus Wonoharjo
Senin, 11 Juni 2012 18:24 WIB
Kita jangan alergi dengan adanya pemekaran daerah, karena pemekaran daerah tentu akan terjadi akibat dari pertambahan penduduk dan pemerintah mengadakan pemekaran dengan tujuan pemerintah mampu melayani rakyatnya dengan baik, karena hal itu perlu maka pemerintah membuat undang undang (UU No 32 Th 2004 tentang Pemerintah Daerah) coba anda baca BAB II Tentang PEMBENTUKAN DAERAH DAN KAWASAN KHUSUS Bagian satu Pasal 4 dan 5. Pada dasarnya seluruh rakyat Indonesia mengharapkan sejahteraan, dan mengarapkan pemerintah adil dalam memberikan hak-hak rakyat, tidak seperti komentar saudara “ URANG GALUH”
saepudin
14
saepudin
Kamis, 28 Juni 2012 09:32 WIB
Tak perlu di ragukan lagi dang jangan remehkan SDM orang pakidulan`urang galuh` hai qita sama2 orang galuh, buktinya sekarang banyak orang pakidulan yang duduk di PEMDA Ciamis
Arthur Retno Purry
15
Arthur Retno Purry
Kamis, 05 Juli 2012 13:39 WIB
Iya pastii pendapatan terbesar ya dari Pangandaran.. Mudah2an segera terlaksana jadinya Pangandaran sebagai kabupaten... aamiin
ARIP RUSMAN,SE
16
ARIP RUSMAN,SE
Selasa, 21 Agustus 2012 11:43 WIB
PANGANDARAN JANGN RAGUUNTUK JADI KABUPATEN,KARENA SDM PUTRA DAERAH KITA BANYAK DAN MEMADAI saya orang kidul asli,merantau di Jakarta12 tahun,kalau nanti pangandaran jadi kabu paten,saya siap pulang kampung untuk membangun kampung halaman....Ilove panagndaran,for kabupaten pangandaran hero,go straight..........!!!!!!!
sholehudin
17
sholehudin
Kamis, 06 September 2012 19:56 WIB
Saya org padaherang mendukung sepenuhnya terbentuknya kab pangandaran semoga menjadi kebanggaan setiap warganya !!!! amin i love pangandaran !!!
a ohellcarpol padaherng
18
a ohellcarpol padaherng
Jum'at, 21 September 2012 03:35 WIB
Sok ath d dukung pangandarn jdi kbupaten, Abi "BAROEDAK CARPOL" sadaya ngadukug pangandarn jdi kabupaten,sukses
gugun gurnita
19
gugun gurnita
Minggu, 30 September 2012 17:05 WIB
Semoga betul2 terwujud cita2 masy. setempat, Selamat..!! Perlu diingat semua elemen, banyak contoh di daerah2 baru hasil pemekaran, yg senantiasa menjadi hambatan pembangunan salah satunya adalah mekarnya kasus2 korupsi. Utk mengawasi kinerja Eksekutip., Legislatif perlu penguatan ormas/LSM sbg lembaga sosial kontrol (Tindakan preventif lebih baik dpd tindakan Kuratip). yg jadi salah satu alasan pemekaran ini, masy. setempat merasa kurangnya perhatian Pusat (Kab.Ciamis) dlm pembangunan, hal tsb harus dicermati lebih dalam apa sebenarnya yg menjadi akar permasalahan..? Anggaran kurang..? Salah Manajemen anggaran atau maraknya virus "Korup".? (Buka web "Korupsi di Kab.Ciamis") sbg referensi. Selamat menata hidup dan kehidupan baru bagi masy. calon Kab. baru..?!
dede
20
dede "ato"
Sabtu, 06 Oktober 2012 21:48 WIB
????????. semoga terlaksana atas pemekaran pangandaran jdi kabupaten sendiri kami yng ada dirantau "kaltim" mendo`akn moga lancar
Arman Suryaman
21
Arman Suryaman
Minggu, 21 Oktober 2012 12:52 WIB
Saya warga Karangpawitan-Padaherang yang merantau di Bogor
"10 kecamatan tak akan sulit kita berdiri"
semoga setelah kab.pangandaran berdiri,10 kecamatan yang ada di ciamis selatan ini bisa terus maju...jika saya pulang kampung nanti saya mungkin akan melihat perkembangan yang semakin baik, ,i miss You,_
Dada mulyana
22
Dada mulyana
Sabtu, 17 November 2012 08:44 WIB
Apa yg dikatakan Bupat ada bnrnya juga bahwa tdk mmbedaka perhatian antara utara tngah dan selatan,tapi mungkin kreativitas,geografi,jmlah penduduk,pendidikan itu mungkin faktor yg mmbedakan seakan utara lebih bagus padahal di utarapun masih banyak jln terutama jln antar desa yg rusak.mari kita dukung pemekaran ini dan kita akan lihat 3 daerah otonom mana yg lebih baik kab ciamis,kota banjar
Eman sulaeman
23
Eman sulaeman
Sabtu, 15 Desember 2012 18:04 WIB
Pangandaran saatnya harus berdiri sendiri aset perlu d kelola dengan baik dan pembangunan d Pangandaran bisa berjalan dan bisa di rasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Pangandaran pada khususnya dan berdampak baik untuk kelangsungan pembanguna di Jawa Barat,walupun saya bkn orang Pangandaran yg sy prhtkn setiap berkunjung ke Pangandaran blm ada perubahan yg signifikan,bravo for Pangandaran,mari kita dukung untuk Pangandaran yg lebih baik.
rd unadi de
24
rd unadi de
Senin, 24 Desember 2012 17:49 WIB
ada sisi positif dan negatifnya, saya sebagai warga asli ti ciamis, cuma bisa pesan agar tetap alalakur, tong jadi batur, dua ti kuring nu aya di lembur batur....
rd unadi de
25
rd unadi de
Senin, 24 Desember 2012 17:55 WIB
tapi aya sedihna oge lamun pangandaran kudu pisah ti" indungna" ciamis, ka Pangandaran teh ngan sakali kalina, tahun 1972, keur perpisan SD Balokang III,,,, ayeuna hayang merdeka nya pangandaran teh. aya rencana balik kalembur teh 3 tahun deui, ngadagoan pangsiun,,, tapi kondisuna kieu nya...
Asep Taufik
26
Asep Taufik
Selasa, 22 Januari 2013 08:05 WIB
Pangandaran menjadi kabupaten idealnya akan memberikan dampak yg cukup signifikan bagi pembangunan Pangandaran sebagai kota pariwisata. Tapi yang menjadi PR besar bagi masyarakat Pangandaran adalah apakah Pangandaran sudah memiliki SDM yang kompeten, jujur, dan berdedikasi pada kemajuan masy. Pangandaran. Jangan- jangan masyarakat hanya akan manjadi penonton di negeri sendiri, yg menikmati hanya segelintir orang.
Yusuf irfan Hilmi
27
Yusuf irfan Hilmi
Rabu, 30 Januari 2013 20:10 WIB
jelas-jelas ada diskriminasi ke ciamis selatan buktimya kemanakan anggaran untuk jalan ciamis selatan mohon di tanyakan ke bupati
Khaeruddin Dzullah
28
Khaeruddin Dzullah
Selasa, 12 Maret 2013 21:45 WIB
Sejak saya terbit hingga saya akan terbenam desa Purbahayu sekarang ya sama dengan desa Purbahayu dahulu, tidak ada perubahan, kalau dahulu jalan-jalan becek sekarang tambah berlubang, kalau dahulu asri dan menyejukkan sekarang kumuh dan penuh sampah, kalau dahulu banyak lebah terbang di antara bunga-bunga sekarang banyak lalat terbang di kebun dan rumah penduduk, dahulu tempat penggembalaan ternak sekarang Tempat Pembuangan Akhir sampah. Semoga setelah Pangandaran resmi jadi Kabupaten, desa Purbahayu akan tersentuh oleh pembangunan. Selamat datang Kabupaten Pangandaran dan selamat tinggal Kabupaten Ciamis, maafkan 10 tahun lagi Kabupaten Pangandaran akan menyalip Kabupaten Ciamis dalam semua bidang, camkan dan lihatlah . . . . .
Uzman tojoeh geneup
29
Uzman tojoeh geneup
Senin, 29 April 2013 04:25 WIB
Mana ato urang sunda teh gemah ripah loh jinawi pararake tah selogan
najan pangandaran kdu pisah jeng ciamis te jd mslah nu penting urang sauyunan ulah jd musuh
Ramdan galuh pamungkas
30
Ramdan galuh pamungkas
Senin, 29 April 2013 04:39 WIB
Gez mening lepaskeun wae tah pangandaran ti ciamis
ay alusna oge kan pangandaran teh loba d jdkeun tmpat maksian lacur,miras nepi k diturunkeun musibah tsunami
jd ciamis bersih tina tmpat2 nu maksiat
ciamis galuh aink vzan
ciamis manjing dinamis

Anda dapat memberikan komentar tentang Pangandaran Pisah, Kabupaten Ciamis Kehilangan PAD Cukup Besar dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar



comments powered by Disqus
Akomodasi,Pangandaran
JavaCove Beach Hotel
Rp. 350.000
JavaCove Beach Hotel
JavaCove Beach Hotel terletak di desa pantai yang santai Batu Karas di pantai Selatan Jawa Barat, 35 klm dari pariwisata
Sandaan Hotel
Rp. 250.000
Sandaan Hotel
Menghadap langsung laut letak yang strategis di jantung pantai Pangandaran, Sandaan menawarkan kenyamanan utama tinggal di surga tropis.
Aneka,Pangandaran
Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam

Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam
Bila sedang berlibur di Pangandaran salah satu yang wajib anda coba adalah makanan khas yang satu ini. soto dan kupat tahu Pak Salam. Anda tidak akan terlalu sulit menemukan warung soto dan kupat tahu ini. letaknya cukup


myPangandaran di Social Media close button abatasa minimize button abatasa maximize button abatasa
Join us on Facebook
Follow us on Twitter