Ratusan Siswa SD Mengikuti Simulasi Bencana Gempa dan Tsunami
Oleh SatiminSelasa, 17 Juli 2012 14:35 WIB | Dibaca 1.436 kali
Pangandaran, myPangandaran.com -Para siswa murid Sekolah Dasar mengikuti uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami sekaligus peringatan tsunami yang pernah menerjang pantai Pangandaran enam tahun silam, yang diselenggarakan oleh OPRB ( Organisasi Pengurangan Resiko Bencana ) Bersama ADRA Indonesia melalui simulasi evakuasi bencana dan tsunami di Masjid Agung Pangandaran (17/07).
Ketua BKM Bahari Jaya Pangandaran Ocid Sutan Abdul mengatakan,“Kami mengharapkan masyarakat lebih siap dalam menghadapi situasi bencana, dengan diadakannya Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami diharapkan dapat meminamalisir korban jiwa" tutur Ocid.
Ditemui myPangandaran saat wawancara dengan Pers, Reuben Supit, Assisten Country Director ADRA Indonesia saat mengungkapkan " Dengan diadakannya Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami di Pangandaran diharapkan bahwa desa pangandaran akan menjadi contoh desa nasional yang paling siap dalam sistem peringatan dini tsunami yang terhubung dengan Indonesi Tsunami Early Warning System) InaTEWS" jelas Reuben.
Sementara H.Nandang Koordinator Logistik (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) BPBD mengatakan " BPBD berperan dalam pembuatan peralatan dan perangkat peringatan dini Tsunami yang terpasang di dua lokasi di pantai pangandaran yang terhubung dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop), dalam uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami di Pangandaran dirasakan masih belum optimal maka dari itu kami bekerjasama dengan dengan relawan-relan seperti OPRB dalam uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami" Ungkap Nandang.
Dari pantauan myPangandaran sendiri selama uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami pagi tadi (17/07), suara sirine yang diharapkan akan menjadi peringatan dan pemberitahuan kepada warga adanya uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami tidak terdengar, sementara para siswa yang dilibatkan dalam uji coba Latihan Kesiapsiaagan Bencana Gempa dan Tsunami langsung mengikuti prosedur Prosedur Simulasi Tsunami seperti :
- Jika mendengar sura tanda GEMPA, warga diharapkan jangan panik dan menjauhi bangunan
- Jika mendenganr "EVAKUASI" dan suara "SIRINE" warga lari menuju tempat evakuasi terdekat
- Warga tetap berada di tempat evakuasi sampai ada informasi situasi dinyatakan aman
Baca Juga Berita Lainnya:
Versi PDF
Lihat Arsip Berita
Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas
Kontribusi Berita
1
saji Fathurrohman
Rabu, 18 Juli 2012 10:06 WIB
Saya setuju dengan diadakannya pelatihan atau sirmulasi Gempa dan Tsunami, dengan ddemikian Masyarakat khususnya yang di Pesisir Pantai bisa mengerti dan memahami tanda-tanda bencana yang akan terjadi untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa.
Thanks, buat kawan-kawan yang sudah mengadakan kegiatan sirmulasi ini semoga kegiatan seperti ini perlu diadakan kurang lebih setahun sekali untuk penyadaran sesama.
2
iPad games
Rabu, 18 Juli 2012 18:39 WIB
Pesisir Pantai bisa mengerti dan memahami tanda-tanda bencana yang akan terjadi untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa. iPad games