Berita Kecamatan Cijulang
Pantai Batukaras, Surga Peselancar Pemula
Oleh Cornelius HelmyKamis, 03 Mei 2012 10:28 WIB | Dibaca 1.679 kali
Pantai Batukaras, Surga Peselancar Pemula
Cijulang, myPangandaran.com - Ciamis tidak hanya memiliki Pangandaran. Daerah di Jawa Barat itu juga memiliki pantai molek lain, Batukaras. Berjarak 35 kilometer arah barat Pangandaran, Batukaras siap menyuguhkan sensasi baru sekaligus menjadi surga bagi peselancar pemula.

Dannie (25), wisatawan asal Swedia, mengatakan, akhirnya menemukan pantai yang ia cari untuk mengasah kemampuan selancarnya. Sebagai peselancar pemula, selama ini ia mencari pantai berombak landai dengan gugusan pantai panjang tanpa karang di dasarnya.

”Angin kencangnya khas pantai selatan Jawa. Namun, karena pantainya tersembunyi di antara dua bukit karang, ombaknya jadi tidak tinggi. Saya tinggal bawa nyali,” kata Dannie, yang sudah delapan bulan terakhir melakukan penjelajahan dari Bali hingga Jawa Barat, khusus mencari pantai berombak landai.

Hal yang sama dikatakan Kirana (32), penikmat olahraga selancar asal Bandung. Ombak di Batukaras tidak sebesar di Bali atau Sukabumi. Perairan Batukaras cocok bagi pemula yang ingin memperdalam kemahiran berselancar. Namun, tidak tertutup kemungkinan ombak besar juga mengentak Batukaras. Bulan Desember-Januari, gulungan ombak setinggi 1-1,5 meter bisa memuaskan penggila selancar.”Saat itu, di tempat ini juga dilakukan perlombaan selancar nasional bagi pemula atau profesional. Tak jarang pesertanya datang dari luar negeri,” kata Kirana.

Pasti mahir

Batukaras adalah satu dari tiga kawasan wisata unggulan Kecamatan Cijulang di Kabupaten Ciamis. Dua lainnya adalah Green Canyon dan Batu Hiu.Tidak sulit bila ingin mengunjungi Batukaras. Ipik Taupik, pemandu wisata dari Paguyuban Pemandu Wisata Pangandaran, mengatakan, berkunjung ke Batukaras bisa lewat darat atau udara.

Batukaras sendiri berlokasi sekitar 315 kilometer (km) dari Bandung, atau sekitar 6 jam perjalanan dengan bus umum. Turun di Terminal Cijulang, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan menuju Batukaras, berjarak sekitar 5 km. Perjalanan sambungan itu menggunakan ojek bertarif Rp 5.000-10.000 per orang. Atau, bisa juga menyewa angkutan umum Rp 60.000 per unit.

Jarak itu bisa dipersingkat bila menggunakan pesawat terbang berpenumpang 8 orang milik Susi Air rute Soekarno Hatta-Nusawiru di Cijulang dengan waktu terbang 3 jam. Perjalanan dari Nusawiru bisa dilanjutkan dengan ojek atau angkutan umum menuju Batukaras selama setengah jam.

Persewaan mobil dan sepeda motor juga bisa jadi alternatif. Tarif sewa mobil Rp 350.000 - Rp 400.000 per hari atau sepeda motor Rp 50.000 per hari. Pemandu wisata juga bisa diajak menemani perjalanan, yang jasanya bertarif Rp 350.000 per hari. Wisatawan akan dibawa mengunjungi sejumlah taman wisata alam, Pangandaran, Green Canyon, Penangkaran Penyu Batu Hiu, dan Batukaras.Lalu bagaimana bila tidak punya peralatan selancar?

Jangan khawatir karena di Pantai Batukaras banyak persewaan papan selancar berbagai ukuran bertarif Rp 75.000 per setengah hari. Bila benar-benar buta perihal cara menggunakan papan selancar, bisa menyewa instruktur dengan tarif Rp 150.000 per jam. Biasanya instruktur akan membawa wisatawan ke tempat favorit di sekitar Batukaras seperti Karang, Legok Pari, dan Bulak Bendak.

Pengurus Batukaras Surf Club, Husni Ridwan, mengatakan, sekitar 50 instruktur di Batukaras sudah terlatih. Mereka mayoritas warga lokal yang lahir dan besar bersama Batukaras. Bahkan, ia berani menjamin bila dilakukan secara intensif selama 3 hari berturut-turut, wisatawan bisa menantang ombak sembari berdiri di atas papan selancar.

Pesona Batukaras tidak hanya perairannya yang ideal bagi peselancar pemula. Mirip dengan Batu Hiu dan Pangandaran, di Batukaras pun wisatawan bisa menikmati keindahan pantai selatan dari atas Karang Cikabuyutan dan Karang Bungalow. Pengunjung dimanjakan dengan pemandangan horizon Samudra Indonesia dari balik rimbunya pepohonan pantai.

”Coba Anda naik ke puncak karang. Anda akan melihat lautan lepas Samudra Indonesia di antara karang dan ranting pohon seperti Pantai Geger di Nusa Dua, Bali. Sempurna bagi Anda bila melihatnya saat matahari terbenam,” ujar Herlina, pemandu wisata dari Himpunan Pramuwisata Indonesia Jabar.

Bila belum puas juga, muara Batukaras menawarkan potensi wisata. Arnold Andi Madong, pemilik Hotel Riversider, salah satu hotel di Batukaras, mengatakan, menawarkan wisatawan menyusuri muara menggunakan perahu motor atau jet ski. Ada juga kawasan wisata Pantai Batu Payung, batu karang di tengah pantai berbentuk payung.”Terjun dari batu karang setinggi 7 meter itu kerap jadi atraksi favorit wisatawan,” katanya.

Perbaikan infrastruktur

Arnold mengatakan, tidak cukup hanya mengandalkan alam dan keramahan warga setempat membangun kawasan wisata ideal. Perbaikan infrastruktur harus dilakukan bila ingin menarik wisatawan lebih banyak.

Pembangunan hotel representatif perlu dilakukan. Saat ini di kawasan itu sedikitnya ada 10 hotel dan penginapan bertarif Rp 150.000 - Rp 250.000 per kamar per hari. Namun, dengan jumlah kamar kurang dari 20 unit per hotel, wisatawan biasanya menyewa rumah warga bertarif Rp 100.000 – Rp 150.000 per malam.

Perbaikan jalan juga harus menjadi perhatian. Arnold mengatakan, saat ini jalan menuju Batukaras dari Bandara Nusawiru sepanjang 5 kilometer hanya selebar 2,5-3 meter. Dengan jalan selebar itu, kerap kali timbul kemacetan saat musim libur. Akibatnya, banyak wisatawan dari Batu Hiu atau Pangandaran enggan mampir ke Batukaras.

”Jalan sekarang hanya cukup untuk satu bus. Saat akhir pekan atau hari libur dipastikan macet. Kalau sudah begitu banyak kendaraan balik arah sebelum sampai ke Batukaras,” kata Arnold.

Kasubag Tata Usaha Unit Pengelolaan Teknis Daerah Dinas Pariwisata di Cijulang, Andang Koswara, sepakat dengan usulan itu. Alasannya, Batukaras sudah menjadi kawasan wisata kelas 1 tingkat nasional, sejajar Pangandaran. Bukan tidak mungkin bila ditingkatkan kualitasnya, Batukaras akan memberikan kontribusi lebih banyak bagi Kabupaten Ciamis. Data selama tahun 2011, pendapatan dari Batukaras mencapai Rp 637 juta, lebih banyak dari target awal Rp sebesar Rp 350 juta

Sumber : Kompas Cetak


Print PDF Versi PDF Arsip Lihat Arsip Berita Kecamatan Cijulang RSS Sindikasi RSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita



Putra sanghyngkalang asli
1
Putra sanghyngkalang asli
Sabtu, 12 Mei 2012 03:14 WIB
Setiap daerah yg selalu dipadati pengunjung ingin menikmati keindahan alamnya,sudah pasti akan meraup pendapatan yg bukan sedikit dari tahun ke tahun slalu ada kenaikan,seperti halnya pantai batukaras. Jelas wisata pantai batukaras hnya bermodalkan keindhan alam saja,pengelola (PEMDA) tdk terlalu bnyk mengeluarkan dana utk pemeliharaan. Cuma yg kami harapkan infrastruktur (jalan) harus benar2 diperhatikan, dari mulai ukuran lebar jalan sampai pemeliharaan jalan hrs benar2 diperhatikan dan dilaksanakan perbaikan jalan,apalagi batukaras akan dijadikan wisata nasional.bnyk keluhan yg dipersoalkan hnya masalah jalan ke pantai batukaras sangat tidak mendukung sebagai obyek wisata alam yg dikomersilkan. Mestinya sudah saatnya rencana pembangunan jembatan sungai sanghyangkalang harus sudah mulai dibangun,supaya lajur datang dan lajur kembali tidak dijadikan satu jalan,khususnya di hari2 libur besar dan taun baru.
Andres
2
Andres
Jum'at, 25 Januari 2013 19:11 WIB
Masalah jalan haruus diperhatikan dan tentang sampaaah dipantai haruus diperhatikan pulaaa, boleeh kau ambil dana pungutan sampaah tapi pantai kami kau telantarkaaan...
Dipintuu masuuk, slalu meminta uang tiket, terutama saat musim libur, tapii uang ituu hanya msuuk ke kantoong petugaas tol masuuk..
Terimakasih dan mohon maaf atas kicauan saya yang mungkin tidak sopan untuk dibaca, tapi itu adalah kenyataan..

Anda dapat memberikan komentar tentang Pantai Batukaras, Surga Peselancar Pemula dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar



comments powered by Disqus
Akomodasi,Pangandaran
Kembar Mas
Rp. 450.000
Kembar Mas
Tempat nyaman nan asri untuk liburan keluarga anda dengan lokasi yang sangat dekat dengan pantai. Segera rencanakan liburan anda dengan menginap
Sun In Pangandaran
Rp. 250.000
Sun In Pangandaran
Lokasi yang strategis akan memudahkan Anda menjangkau tempat-tempat hiburan seperti Jet Ski, Banana Boat, Cagar Alam serta pemandangan laut dan
Aneka,Pangandaran
Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam

Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam
Bila sedang berlibur di Pangandaran salah satu yang wajib anda coba adalah makanan khas yang satu ini. soto dan kupat tahu Pak Salam. Anda tidak akan terlalu sulit menemukan warung soto dan kupat tahu ini. letaknya cukup


myPangandaran di Social Media close button abatasa minimize button abatasa maximize button abatasa
Join us on Facebook
Follow us on Twitter