Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Berita Kecamatan Kalipucang
Pamotan Kembali Digenangi Rob-Roban, 30 KK Mengungsi
Kamis, 09 Desember 2010 06:19 WIB | Dibaca 1.463 kali
Pamotan Kembali Digenangi Rob-Roban, 30 KK Mengungsi
Kalipucang, myPangandaran.com - Tidak kurang dari 30 KK (kepala keluarga) warga Dusun Majingklak, Desa Pamotan, Kec. Kalipucang, Ciamis mengungsi, Rabu (8/11). Mereka mengungsi karena wilayahnya kembali dilanda banjir rob-roban yang berasal dari luapan air perairan Kalipucang (Samudra Indonesia).

“Air yang masuk perkampungan sekarang sangat besar. Karena itu, kami terpaksa mengungsi,” kata Tugino, warga Dusun Majingklak, Rabu, ketika ditemui di daerah pengungsian di kawasan Desa Pamotan. Tugino mengatakan, saat wilayahnya digenangi rob-roban pada awal November 2010 lalu, ketinggian air hanya mencapai sekira 30 cm saja. Saat itu, mereka tidak memutuskan untuk mengungsi karena masih aman.

Akan tetapi, saat terjadi rob-roban pada Selasa (7/12) hingga Rabu (8/12) pagi, mereka terpaksa mengungsi ke daerah yang lebih aman. Pasalnya, ketinggian air yang masuk dari perairan Kalipucang di beberapa titik, nyaris mencapai ketinggian 100 cm bahkan lebih.

“Sebenarnya kepala keluarga yang terancam rob-roban tidak kurang dari 50 KK. Namun yang sudah mengungsi baru sekira 30 KK. Yang dua puluh KK masih bertahan sambil berharap, air segera menyusut,” kata Rohman, warga lainnya yang turut mengungsi ke daerah yang lebih aman.

Berdasarkan pantauan , selain menyebabkan sebanyak 30 KK mengungsi, banjir rob-roban tersebut juga menyebabkan aktifitas belajar-mengajar di SDN 2 Pamotan terganggu. Saat ke lokasi sekolah yang dekat dengan sungai kecil yang mengarah ke laut itu, pada Rabu sore, ketinggian air mencapai 50 cm, sehingga lantai kelas pun terisi air.

Sementara itu, areal persawahan di Desa Ciganjeng, Kec. Padaherang dan Desa Tunggilis Kec. Kalipucang, Ciamis, kembali disergap banjir. Semula ketinggian airnya tidak seberapa. Namun Rabu, ketinggian air sudah mencapai 60-100 cm karena tingginya curah hujan di kawasan Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.

Akibatnya, ratusan hektar pesawahan di dua desa yang ditumbuhi tanaman padi berusia sekira dua bulan dan siap panen terendam. Bulir-bulir padi siap panen pun, berdasarkan pantauan banyak yang busuk dan terjatuh.(PikiranRakyat)

Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita



Anda dapat memberikan komentar tentang Pamotan Kembali Digenangi Rob-Roban, 30 KK Mengungsi dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Nyiur Indah 2
Hotel dan Penginapan
Nyiur Indah 2
Nyiur Indah Resort Hotel terletak di Jl.Pantai Barat-Bulak Laut-Pangandaran dekat dengan Pantai pantai,menawarkan suasana yang asri Ini adalah tempat bagi orang-orang dalam mencari liburan santai di daerah yang sekitarnya alami dan sederhana serta murni daerah yang tropis, Mulailah hari Anda dengan pemandangan indah,menyaksikan matahari yang terbit dan bersinar hangat langsung ke kamar Anda.