Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Berita Kecamatan Padaherang
Lumbung Padi Ciamis Diserang Tikus, Produksi Turun 15 Persen
Selasa, 12 April 2011 04:26 WIB | Dibaca 913 kali
Lumbung Padi Ciamis Diserang Tikus, Produksi Turun 15 Persen
Padaherang, myPangandaran.com - Serangan hama tikus masih terus menghantui petani di Kecamatan Lakbok, Purwadadi serta Padaherang yang merupakan daerah lumbung padi di Kabupaten Ciamis. Akibat serangan binatang pengerat, pada musim panen kali ini produksinya berkurang hingga lima belas persen. Kondisi tersebut diperparah dengan kualitas gabah yang kurang baik akibat tingginya kadar air.

"Terus terang kami masih dihantui serangan binatang tersebut. Akibat serangan tersebut, panen ketiga atau yang terakhir ini produksi gabah turun ampai lima belas persen. Kami berharap pemerintah maupun instansi terkait dapat membantu petani memerangi tikus," tutur Sahman (43) petani Desa/Kecamatan Purwadadi.

Dia mengungkapkan, petani mengalami kesulitan memberantas tikus, karena tidak ada masa tanam penyela yang dapat memutus siklus perkembangbiakan tikus. Setahun ini, lanjut Sahman, petani terus menerus menanam padi. Padahal, pada masa normal, dalam setahun hanya dua kali menanam padi dan diselingi menanam palawija. "Sekarang praktis tidak bisa menanam palawija karena lahannya terus basah. Dengan demikian petani selalu menanam padi. Persoalan lainnya banyak petani yang tidak menanam serentak, sehingga upaya pembasmiannya tambah sulit," ujarnya.

Dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya, tambah dia yang didampingi Arifin petani di Desa/ Kecamatan Banjarsari, serangan tikus tidak seganas seperti sekarang ini. Upaya pembasmian dengan pengemposan dan gropyokan, tidak banyak mengurangi populasi binatang pengerat tersebut.

Biasanya serangan tikus berlangsung pada malam hari. Umumnya tanaman yang diserang adalah yang berada di bagian tengah, sedangkan tanaman yang berada di sisi pematang sampai dengan sekitar satu meter, relatif lebih aman dari serangan tikus. "Batang yang patah menjadikan tanaman tumbang, umumnya yang diserang tanaman yang sudah mulai mengeluarkan bulir padi. Kalau yang umurnya muda aman dari serangan tikus," kata Arifin.

Sebelumnya Kepala Bidang Sumber Daya, Tini Lastiniwati mengatakan, Dinas Pertanian Ciamis telah menyediakan racun tikus, tiran. Barang tersebut dibagikan gratis kepada petani. Untuk membasimi tikus pihaknya mendapatkan bantuan tiran sebanyak 15 ton.

"Pemakaiannya dimasukkan ke dalam sarang tikus, setelah mengeluarkan asap selanjutnya meledak mirip petasan. Untuk permohonan tiak perlu birokrasi yang berbelit, ajukan saja permohonan langsung kami proses," tuturnya.

Dia menjelaskan, upaya pembasmian hama tikus akan lebih efektif apabila dilaksanakan secara massal dan terus menerus. Pembamian dilaksanakan pada saat sebelum masa tanam atau masa pengolahan tanah. Dengan demikian tidak akan merusak tanaman padi. "Kalau dilakukan saat sudah ada tanaman, maka tanaman dapat rusak terinjak-injak. Jadi sekali kerja, sembari mengolah tanah juga membasmi tikus," tuturnya. (PikiranRakyat)

Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita


Agus Purwanto Wnh
1
Agus Purwanto Wnh
Rabu, 13 April 2011 11:18 WIB
Penyebab Blooming tikus tidak hanya karena tidak adanya tanaman penyela tetapi peredator tikusnya sudah tidak ada sama sekali seperti ular sawah, burung pemakan tikus. Coba Dep. Pertanian bekerja sama dengan Dep. Peternakan membuat sensasi dengan menghimbau atau mewajibkan setiap kelompok tani memelihara "manuk Bueuk" (Burung hantu pemakan tikus), racun tikus tidak efektif apalagi bisa menyebabkan resiten bagi keturunan tikusnya. Cara alami lebih enak-nimkmat-nayman-aman....

Anda dapat memberikan komentar tentang Lumbung Padi Ciamis Diserang Tikus, Produksi Turun 15 Persen dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
RM Laksana
Restaurant dan Cafe
RM Laksana
Pangandaran kaya akan hasil-hasil laut maka dari itu banyak rumah makan seafood di Pangandaran salah satunya Rumah makan Laksana,terletak di pasar ikan pantai timur pangandaran.Menyediakan makanan dari hasil laut salah satunya kepiting,cumi-cumi dan masih banyak lagi.