Berita Kecamatan Padaherang
Dua TKI Asal Padaherang Hilang Kontak
Oleh Nay SuryaJum'at, 26 November 2010 15:22 WIB | Dibaca 1.663 kali

Seperti dialami Ahman, warga Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang. Ia mengaku kehilangan kontak dengan istrinya, Enung Nurhayati sejak Februari 2009.Kata dia, Enung meninggalkan Indonesia sejak tahun 2002 untuk bekerja di Malaysia. Selama delapan tahun istrinya di negeri Jiran, Ahman hanya satu kali mendapat kabar. Kabar itu pun tidak menggembirakan. “Katanya gajinya beberapa tahun belum dibayar jadi nggak bisa pulang,” tuturnya.
Kekhawatiran Ahman kembali muncul setelah melihat tayangan di televisi terkait maraknya penganiayaan terhadap TKI di luar negeri. “Kami keluarga hanya ingin mendapatkan kabar saja bagaimana kondisi Enung di sana,” terangnya.
Hal serupa juga dialami Abdul Hanif, warga Dusun Tarisi RT 01/01 Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang. Ia mengaku kehilangan kontak dengan istrinya, Hindun Hanifah yang bekerja di Riyad, Arab Saudi. Menurut dia, Hindun bekerja di Arab Saudi sejak tahun 2008. Namun hampir satu tahun terakhir, Hanif kehilangan kontak dengan istrinya.
Merasa khawatir, kemarin, Abdul Hanif mendatangi kantor Desa Maruyungsari untuk meminta bantuan. “Saya bingung harus mencari kabar kemana?” katanya.
Setahun pertama, kata dia, Hindun sering memberikan kabar melalui telepon. Namun sejak setahun silam Hindun tidak lagi memmberikan kabar. Bahkan keluarga bingung untuk menghubungi Hindun di Arab Saudi karena tidak memiliki nomor telepon.
Kepala Desa Maruyungsari Turino membenarkan adanya laporan warga yang kehilangan kontak dengan anggota keluarganya yang menjadi TKI di luar negeri. Namun, pihaknya masih kesulitan untuk mencari tahu keberadaan TKI tersebut. Pasalnya, sebagian besar warganya yang menjadi TKI tidak melaporkan keberangkatannya kepada aparat desa.
Saat ini pihaknya sedang mendata warga yang bekerja di luar negeri. “Seharusnya pihak perusahaan yang membawa mereka melapor ke sini, jadi kami tahu, tapi sampai sekarang belum ada,” tuturnya.
Secara jumlah, kades belum mengetahui pasti berapa banyak warganya yang menjadi TKI. Dia memprediksi jumlah warga Desa Maruyungsari yang menjadi TKI jumlahnya mencapai puluhan orang.(radarTasikmalaya)
Baca Juga Berita Kecamatan Padaherang Lainnya:
Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
Anda dapat memberikan komentar tentang Dua TKI Asal Padaherang Hilang Kontak dengan menggunakan form dibawah ini .
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Restaurant dan Cafe
R.M Bu Surman
Menu Masakan khas pantai Seafood Fresh,yang langsung di dapat dari para nelayan warga pangandaran,di jamin ikan nya masih segar,R.M Bu Surman terletak di JJl. Pantai Timur - Pangandaran, menyediakan hidangan hasil laut,dan berbagai macam minuman
R.M Bu Surman
Menu Masakan khas pantai Seafood Fresh,yang langsung di dapat dari para nelayan warga pangandaran,di jamin ikan nya masih segar,R.M Bu Surman terletak di JJl. Pantai Timur - Pangandaran, menyediakan hidangan hasil laut,dan berbagai macam minuman




Komentar via Facebook


