Berita Kecamatan Pangandaran
Bupati Ciamis Sesalkan tidak Digelarnya Pangandaran Kite Festival
Sabtu, 16 Juni 2012 05:12 WIB | Dibaca 1.293 kali
Bupati Ciamis Sesalkan tidak Digelarnya Pangandaran Kite Festival
Ciamis, myPangandaran.com - Bupati Ciamis Engkon Komara menyesalkan tidak digelarnya pesta layang-layang internasional yang dikemas dalam Pangandaran Kite Festival (PKF) tahun 2012. Alasannya karena kegiatan tersebut sudah menjadi salah satu ikon pariwisata yang rutin digelar di pantai Pangandaran.

"Terus terang sampai saat ini saya belum mendapat kabar ditiadakannya PKF tahun 2012. Beberapa tahun ini kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Provinsi Jawa Barat. Saya ya ikut kecewa jika hal tersebut benar-benar dipindah ke tempat lain," tutur Engkon, Jumat (15/6).

Dia mengatakan PKF sudah menjadi kalender tahunan pariwisata tatar Galuh Ciamis. Kegiatan yang berlangsung sekitar dua puluh tahun tersebut sudah menjadi agenda rutin, digelar pada bulan Juli.

"Sampai saat ini tidak ada kejelasan dari Provinsi Jabar. Biasanya beberapa bulan sebelum pelaksanaan PKF, kami mendapat pemberitahuan, termasuk melakukan persipannya. Akan tetapi sampai saat ini tidak ada informasi," tambahnya.

Engkon mengatakan bahwa tidak digelarnya PKF tahun 2012 merupakan kehilangan besar bagi dunia pariwisata Jawa Barat, khususnya Kabupaten Ciamis. Telrebih, kawasan wisata Pangandaran sudah menjadi salah satu destinasi pariwisata nasional.

"Pemerintah sudah memutuskan Pangandaran masuk destinasi pariwisata nasional, tiba-tiba saja provinsi justru mencabut. Silakan membentuk yang baru, akan tetapi yang lama di Pangandaran jangan dihilangkan atau dihapus. Mustinya kan terus ditingkatkan kualitasnya, kegiatan tidak dihapus," katanya.

Lebih lanjut Engkon mengatakan untuk mengembalikan serta meningkatkan daya tarik Pangandaran, harus diadakan kegiatan lain yang mampu mengundang wisatawan domestik maupun manca negara. Keberadaan PKF dapat menggairahkan kegiatan wisata.

"Ajang tersebut tidak hanya diikuti oleh pelayang nasional saja, akan tetapi juga dari berbagai negara. PKF juga merupakan jang bergensi bagi pelayang," tambahnya.

Sementara itu Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) kabupaten Ciamis Tudi Hermanto juga menyesalkan tidak digelarnya PKF tahun 2012. Selama ini PKF identik dengan kegiatan rutin tahunan. Ajang tersebut juga mampu menyedot wisatawan.

"Terus terang saya juga kecewa. Apalagi sampai saat ini juga tidak ada keterangan mengenai ditiadakannya kegiatan tersebut. Kami insan pariwisata merasa kehilangan," ujarnya.

Dia menambahkan kegiatan PKF selalu digelar pada saat musim libur, pada bulan juli. Selain itu juga bersamaan dengan datangnya wisatawan ke Pangandaran.

"Apabila provinsi tidak lagi menggelar PKF, sudah waktunya bagi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut," tuturnya.

Terpisah tokoh masyarakat Ciamis, Hery Dermawan juga sepakat pemerintah daerah harus segera mengambil alih kegiatan PKF. Pemerintah Provinsi Jabar harus memberi penjelasan menganai tidak digelarnya agenda yang sudah menjadi ikon wista Pangandaran terseut.

"Apabila Provinsi jabar tidak menggelar, mestinya sejak jauh hari memberitahukan kepada pemerintah kabupaten Ciamis, sehingga pemerintah memersiapkan diri untuk menggelar PKF. Ini merupakan pelajaran berharga, Pemda Ciamis harus bisa membuat even serupa," katanya. Sumber PikiranRakyat



Print PDF Versi PDF Arsip Lihat Arsip Berita Kecamatan Pangandaran RSS Sindikasi RSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita



budak baong
1
budak baong
Minggu, 17 Juni 2012 07:36 WIB
tah pikiran bupati engkon komara.kunaon Pangandaran Kite Festival (PKF) tahun 2012.di laksanakan di bandung, tidak dilaksanakan di pangandaran seperti biasanya..mantakna sing gawe jadi pamimpin teh,,

Anda dapat memberikan komentar tentang Bupati Ciamis Sesalkan tidak Digelarnya Pangandaran Kite Festival dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar



comments powered by Disqus
Akomodasi,Pangandaran
Krisna Beach Hotel 2
Rp. 450.000
Krisna Beach Hotel 2
Krisna Beach Hotel hadir untuk memanjakan para tamu.Fasilitas yang dimiliki oleh Krisna Beach Hotel adalah arena bermain pinggir pantai dan
Pondok Baru
Rp. 350.000
Pondok Baru
Berlokasi 100 meter dari bibir pantai dan dekat dengan terminal Pangandaran, dengan konsep yang ekonomis cocok untuk backpaker dan dan
Aneka,Pangandaran
Dawet Hitam Dawet Dawala Jajanan Baru Khas Jawa Barat

Dawet Hitam Dawet Dawala Jajanan Baru Khas Jawa Barat
Bagi anda penggemar wisata kuliner khususnya mengenai makanan atau jajanan khas suatu daerah, kini di Pangandaran telah hadir sebagai salah satu jajanan khas dan bisa di jadikan sebagai buah tangan sepulang dari berlibur, ber


myPangandaran di Social Media close button abatasa minimize button abatasa maximize button abatasa
Join us on Facebook
Follow us on Twitter