Berita Kecamatan Pangandaran
Setiap Hari Bersihkan Sampah Tanpa Pamrih
Oleh Nay SuryaKamis, 02 September 2010 16:07 WIB | Dibaca 1.161 kali
Setiap Hari Bersihkan Sampah Tanpa Pamrih
Hampir setiap hari sampah menumpuk di tanggul pemecah gelombang Pantai Timur Pangandaran. Kondisi tersebut membuat Arnold merasa prihatin. Hati pria berusia 70 itu selalu tergerak untuk membersihkannya.
Makanya, setiap kali selesai bekerja di sebuah hotel di kawasan Pantai Timur, pria yang hidup sendiri itu memunguti sampah-sampah dari bebatuan. Ia tidak merasa kesal kendati nelayan kadang membawa sampah dan membuat tanggul pemecah gelombang seolah tempat pembuangan sampah baru.

Pria asal Flores yang sudah 18 tahun tinggal di Pangandaran tersebut hanya berharap suatu saat bisa melihat Pangandaran kembali bersih. “Sejak kecil saya hidup di pantai, nggak enak rasanya melihat pantai banyak sampah tercecer," tuturnya.
Kakek beranak dua ini menceritakan sejak kali pertama menginjakkan kaki di Pangandaran merasa seperti berada di daerahnya sendiri. Sehingga, ia merasa betah tinggal di Pangandaran.
“Walaupun saya hidup sendiri jauh dari keluarga saya nggak merasa asing. Orang sini pada baik sama saya. Kalau saya lagi bersih-bersih di pantai kadang warga sini yang jualan memberi kopi sama rokok,” tuturnya.

Aktivitas Arnold sangat mulia dan sepatutnya ditiru semua kalangan. Aris (30), salah seorang warga Pangandaran, pun tak segan untuk melontarkan puji kepada Arnold.
“Saya benar-benar salut sama Pak Arnold, kepeduliannya sama Pangandaran begitu besar. Saya sering melihat beliau sedang membersihkan sampah di pinggir pantai,” ungkapnya.
Dari pantauan Radar, tumpukan sampah di bantaran tanggul pemecah gelombang semakin memprihatinkan. Sampah berserakan menjadi pemandangan yang kerap terlihat.
Menyikapi masalah sampah, Kepala UPTD Dinas Cipta Karya Pangandaran Aan Kusnaedi mengatakan pihaknya telah mempersiapkan satu bak penampungan sampah untuk mengangkut sampah pantai tersebut.

“Kami sudah siapkan bak di sana dan secepatnya kami angkut karena memang sampah di sana terus bertambah tiap hari. Saat musim penghujan, sampah dari beberapa sungai di kawasan Pangandaran masuk ke laut dan terbawa hingga ke bibir pantai,” jelasnya.
Aan menambahkan pihaknya sedang memaksimalkan upaya penanganan kebersihan termasuk mengusulkan penambahan armada angkut menjelang libur Lebaran

Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita


Danisetiawan
1
Danisetiawan
Minggu, 12 September 2010 23:26 WIB
penangan sampah dari tahun ke tahun setiap musim lebaran terus menurun...
lihat sendiri bukti nya...
beda pimpinan, beda kebijakan apalagi yg tidak tahu masalah kebersihan...
Gani Janggala
2
Gani Janggala
Jum'at, 03 Desember 2010 10:34 WIB
Wisatawan, dan pelaku wisata masih bnyk yang kurang sadar wisata.. dan tidak mengerti Sapta Pesona! di sediakan tempat sampah pun masih buang sampah sembarangan!

Anda dapat memberikan komentar tentang Setiap Hari Bersihkan Sampah Tanpa Pamrih dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Selalu Updates myPangandaran
Buah Honje,Rahasia Bumbu Pindang Gunung Khas Pangandaran
Buah Honje,Rahasia Bumbu Pindang Gunung Khas Pangandaran
Sudah pernah mencoba Masakan Khas Pangandaran Pindang Gunung? yups, masakan sejenis sup ikan yang suegere poll di lidah, sekali icip-icip pasti ketagihan.Apa rahasianya yah..? ini dia yang membedakan pindang gunung dengan
RM Berkah Sea Food, Nikmatnya santap sea food
Restaurant dan Cafe
RM Berkah Sea Food, Nikmatnya santap sea food
Salah satu kelebihan dari Restoran Berkah Sea Food adalah harganya yang terjangkau. Seluruh harga yang diberlakukan sudah termasuk ongkos masaknya sehingga wisatawan tinggal duduk manis untuk menunggu pesanan datang