Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Berita Kecamatan Parigi
Bayi Selamat dari Amukan Preman
Senin, 05 Juli 2010 16:12 WIB | Dibaca 3.771 kali
Bayi Selamat dari Amukan Preman
Parigi, myPangandaran.com - Iin Rasikin (23) warga Dusun Cintasari RT 03/RW 08 Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Ciamis dan kakak iparnya, Ina  Musrifah (30), terpaksa dirawat di Puskesmas Parigi karena mengalami luka bacok. Sementara Irma (20) istri Iin yang baru melahirkan tiga hari sebelumnya mengalami luka memar di pinggul. Ketiga bersaudara ini korban amuk Ee Sulaiman (34), tetangganya, Sabtu (3/7) pukul 01.00.

Sementara KH Harun Ali Azis alias Ajengan Ali (60), ayah Iin, berhasil menyelamatkann  diri.  Pelaku juga merusak antena parabola dan kaca jendela rumah korban. "Kedua korban  masuk puskemas pukul 01.30 tadi malam,  dan hingga sore hari in  masih dirawat di puskesmas," ujar Kepala Puskesmas Parigi Hj Tini kepada Tribun, Sabtu (3/7) sore.

Sebenarnya, kata Tini, Ina Musrifah harus dirujuk ke RSU Ciamis karena dari hasil rontgen mengalami patah tulang akibat bacokan golok pelaku sehingga harus dirujuk. "Tapi belum berangkat ke RSU Ciamis karena masih menunggu kesepakatan keluarga. Kita sudah mempersiapkan mobil ambulan," jelasnya. Menurut Ai Siti Aisah (32), salah seorang keluarga korban, peristiwa yang membuat Dusun Cintasari mencekam itu terjadi Sabtu (3/7) sekitar pukul 01.00. Waktu itu KH Harun Al Azis (60) dan adiknya, Ali Azis (55) baru pulang mengisi pengajian di Barengkok Cijulang.

Sumber Lain Memberitakan:

Ee Sulaiman (34) dikenal temperamental. Sedikit tersinggung saja, golok yang bicara. Ee, warga Dusun Cintasari RT 03/08 Cintaratu, Parigi, Ciamis tidak punya teman dekat. Karena para tetangganya ketakutan. Puncak temperamentalnya Ee terjadi Minggu (4/7) dinihari. Ya, tanpa alasan jelas Ee membantai tetangganya. Tercatat tiga orang terluka terkena tebasan golok. Malah salah satu korbannya wanita, payudaranya disayat golok Ee.

Mereka yang jadi korban yakni Iin Rasikin (23) dan kakak iparnya, Ina Musrifah (30). Serta Irma (20) istri Iin. Irma yang baru melahirkan 3 hari sebelumnya mengalami luka memar dipinggul. Semua korban dilarikan ke Puskesmas Parigi. Iin mengalami luka bacok di muka bagian kiri, lengan bagian kiri, ibu jari tangan kiri dengan 52 jahitan. Ina Musrifah mengalami luka bacok di kedua lutut kakinya dan juga payudara kirinya dengan 41 jahitan.

Informasi dihimpun menyebutkan, sebenarnya Ee mengincar KH Harun Al Azis (60) bapaknya Iin. Tapi Harun yang mubalig ini berhasil menyelamatkan diri.

Ceritanya berawal kala KH Harun Al Azis dan adiknya, Ali Azis (55) pulang mengisi pengajian di Barengkok, Cijulang, Ciamis. Jam menunjuk pukul 01.00 WIB. Harun masuk kamar. Tiba-tiba diluar terdengar ada suara orang yang tengah mengamuk, ternyata itu Ee. Dia menghunus golok tajam. Rupanya Ee merusak parabola. Keluarga Harun semua terbangun. Tapi mereka tak berani keluar rumah. Ee seperti kerasukan setan. Dia memecahkan jendela dengan golok. Lalu masuk rumah melalui jendela.

Iin mencoba meredam emosi Ee. Ah, dia malah disabet golok. Muka, lengan dan kakinya terluka. Ina Musrifah yang sedang menggendong bayinya berumur 6 bulan juga tak luput dari amuk Ee. Kedua lutut kaki Ina mengalami luka bacok berikut juga payudara kirinya. Sementara bayinya selamat. Sedangkan Irma, isteri Iin, hanya mengalami luka memar dipinggulnya setelah dihantam gagang golok. Saat Iin menghadapi Ee yang sedang ngamuk, Harun keluar rumah lewat pintu belakang.

Dia minta tolong warga dan mengontak Polsek Parigi. Tak lama polisi dan warga datang. Ee dibekuk. Kemudian digelandang ke Mapolsek. Sementara para korban dibawa ke Puskesmas Parigi.

Kapolsek Parigi AKP Musa Tampulon menduga, saat kejadian Ee sedang mabuk atau stres, atau karena ada faktor lain. “Sehari-harinya menurut keterangan warga dia memang temperamental,” ujar Musa.

Sumber TribunJabar dan Rakyat Merdeka


Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita



Anda dapat memberikan komentar tentang Bayi Selamat dari Amukan Preman dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
R.M Bu Surman
Restaurant dan Cafe
R.M Bu Surman
Menu Masakan khas pantai Seafood Fresh,yang langsung di dapat dari para nelayan warga pangandaran,di jamin ikan nya masih segar,R.M Bu Surman terletak di JJl. Pantai Timur - Pangandaran, menyediakan hidangan hasil laut,dan berbagai macam minuman