Twitter @mypangandaran Follow @mypangandaran Facebook myPangandaran Komunitas Orang Pangandaran
Berita Kecamatan Parigi
Festival Lestarikan Ronggeng Amen
Oleh Nay SuryaSenin, 08 November 2010 19:47 WIB | Dibaca 1.368 kali
Festival Lestarikan Ronggeng Amen
Parigi, myPangandaran.com - Dewan Kesenian Kecamatan Parigi bekerja sama dengan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Batuhiu kembali menggelar festival ronggeng amen dan seni ibing Sunda tahun 2010 di Pantai Batuhiu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu (Sabtu-Minggu) diikuti enam peserta dari Padaherang, Pangandaran, Sidamulih dan Parigi.

Ketua penyelenggara festival ronggeng amen Yus Rusliadi mengatakan ronggeng amen merupakan kesenian khas wilayah Ciamis Selatan mulai dari Banjarsari, Padaherang, Pangandaran, Sidamulih, Parigi hingga Cimerak. Ronggeng amen merupakan pengembangan dari kesenian ronggeng gunung yang juga hanya ditemui di Ciamis Selatan. “Ronggeng amen merupakan penambahan atau melengkapi seni ronggeng gunung seperti penarinya lebih dari dua orang, gamelannya lengkap dan ada sinden. Sementara ronggeng gunung penarinya hanya satu merangkap sinden, alat musiknya hanya tiga jenis (kendang, bonang dan gong). Tapi, gerakan ronggeng dan ibingannya sama,” tuturnya.

Dalam festival kali ini, kata dia, dibagi dalam kategori juru ibing, juru kendang, juru kawih, juru soder (pengatur ronggeng) dan tata gending (grup secara keseluruhan). Sementara juri dipercayakan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi (dua orang) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten (satu orang).

Yus berharap festival ronggeng amen bisa dimanfaatkan oleh Disparbud Provinsi Jabar dan Disbudpar Kabupaten Ciamis untuk membenahi keberadaan rombongan ronggeng amen yang tidak terlegalisasi. “Ya, saat ini banyak rombongan yang hanya punya label grupnya, sementara pemainnya tidak punya. Kalau mendapatkan order manggung, mereka sibuk cari pemain. Inilah yang membuat persaingan tidak sehat,” tuturnya.

Harga standar untuk sekali pentas, kata dia, rombongan ronggeng amen saat ini sekitar Rp 3 juta. Namun karena banyak grup yang tidak memiliki pemain ronggeng harga bisa dibawah standar. “Persaingan jadi tidak sehat, banyak yang mempermainkan harga sehingga kesejahteraan pelaku seni tidak pernah tercapai. Kondisi ini berbahaya karena lambat laun seni warisan leluhur ini bisa ditingalkan,” tegasnya.
Yus berharap birokrasi segera menertibkan keberadaan rombongan atau grup ronggeng yang hanya ada di wilayah Ciamis Selatan. “Sekarang ada kemajuan, bagi rombongan yang ikut dalam festival ini akan mendapat SK dari Disbudpar (Ciamis), seperti yang kami usulkan,” terangnya.

Selain itu, tambah dia, diharapkan ada standarisasi harga pementasan ronggeng amen dari pemerintah. “Semestinya memang ada standarisasi harga, jika ada yang lebih bagus harga bisa tinggi itu sah-sah saja asal jangan malah turun karena ada persaingan tak sehat,” tandasnya -- RadarTasikmalaya

Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita


Dewi nirmala rahayu
1
Dewi nirmala rahayu
Minggu, 28 November 2010 16:07 WIB
Y mudah2 an aja disbudpar bnr2 memerhatikan SELURUH kesenian yg ada di Kabupaten Ciamis, bkn hny ronggeng amen, btw ronggeng gunung ja kurang dperhatikan yg mrpkn aset n identitas Kabupaten Ciamis.
Dewi nirmala rahayu
2
Dewi nirmala rahayu
Minggu, 28 November 2010 16:09 WIB
Y mudah2 an aja disbudpar bnr2 memerhatikan SELURUH kesenian yg ada di Kabupaten Ciamis, bkn hny ronggeng amen, btw ronggeng gunung ja kurang dperhatikan yg mrpkn aset n identitas Kabupaten Ciamis.

Anda dapat memberikan komentar tentang Festival Lestarikan Ronggeng Amen dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar


Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
LPK Central Informatika Nusantara
Lembaga Pendidikan
LPK Central Informatika Nusantara
Secara umum Lembaga Pendidikan Komputer Central Informatika Nusantara bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang terampil dalam penggunaan komputer. Untuk para pelajar tingkat menengah dan masyarakat agar lebih percaya diri dalam era komputerisasi pada saat ini.