Berita Kecamatan Sidamulih
Diduga Keracunan, Ugan Tewas
Oleh Nay SuryaSabtu, 09 Oktober 2010 05:13 WIB | Dibaca 1.283 kali

Dugaan itu tersirat dari pembicaraan Ruspiah (37), istri korban. Menurut dia, sekitar pukul 20.00 --sebelum berangkat untuk mengupas kelapa-- Ugan minum minuman berenergi. “Dia sudah rutin minum itu bahkan kalau lagi nggak enak badan dicampur sama obat batuk. Katanya kalau sudah minum itu badan langsung enak,” tuturnya.
Kemarin malam, ia melihat suaminya hanya minum minuman berenergi tanpa dicampur obat batuk. “Setahu saya hanya minum itu, nggak dicampur obat. Tapi di tempat ngupas kelapa, waktu saya tanya katanya sempat minum kopi sama jamu sashet,” tuturnya. Ugan pun mengeluh pusing dan muntah-muntah sepulang dari tempat pengupasan kelapa yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah sekitar pukul 24.15. “Sempat ditidurkan tapi kondisinya malah makin parah. Sempat muntah-muntah sampai pingsan. Mulutnya mengeluarkan busa berwarna putih,” ujarnya.
Melihat kondisi suaminya makin kritis, dia membangunkan ibunya dan menghubungi kerabatnya melalui telepon untuk meminta pertolongan.
“Saya panik, setelah keluarga kumpul kami cari kendaraan untuk bawa bapak ke puskesmas. Kebetulan tetangga punya angkutan pedesaan, bapak lalu dibawa ke Puskesmas Pangandaran sekitar jam tiga pagi,” tuturnya. Setibanya di puskesmas, Ugan sempat mendapatkan pertolongan dari petugas kesehatan yang sedang jaga. Karena kondisinya tak kunjung membaik, Ugan dirujuk ke RSU Banjar. “Dari mulut suami saya keluar busa putih terus, akhirnya kami bawa ke RSU Banjar,” tuturnya.
Perjalanan jauh --sekitar satu jam setengah menuju Banjar-- membuat korban kian lama untuk mendapat pertolongan. Beberapa saat setelah masuk RSU Banjar, korban menghembuskan nafas terakhir. “Sepanjang jalan dari mulut suami saya mengeluarkan cairan berbusa. Setelah sampai rumah sakit sempat berhenti. Tapi takdir berkata lain,” ungkapnya sambil berlinang air mata dan sesekali mengelus-elus Ela (7), anak kedua mereka yang baru duduk di bangku kelas dua SD.
Informasi dihimpun, setelah meninggal korban dibawa kembali ke rumahnya. Korban dimakamkan pihak keluarga sekitar pukul 08.00. Ugan meninggalkan istri dan dua orang anknya, Rohanto (17) dan Ela (7). Selama hidup, ia dikenal orang yang baik dan pekerja keras. Setiap hari ia bekerja mengambil air nira untuk membuat gula dan mengupas sabut kelapa.
Sumber RadarTasikmalaya
Baca Juga Berita Kecamatan Sidamulih Lainnya:
Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita
Anda dapat memberikan komentar tentang Diduga Keracunan, Ugan Tewas dengan menggunakan form dibawah ini .
Serunya Menikmati Pantai Pangandaran Dari Atas Kuda
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Ada banyak cara untuk menikmati indahnya pantai Pangandaran salah satunya menunggang kuda.Menunggang kuda di pantai Pangandaran apalagi sambil menyaksikan Matahari terbenam, hmmm..susana yang sangat indah dan takan terlupakan
Hotel dan Penginapan
Citra 1
Terlatak di Jl.Pantai Barat-Bulak Laut-Pangandaran hanya 100M dari pantai pangandaran,suasana yang asri dan nyaman untuk anda berlibur di pantai pangandaran,tarif yang ekonomis sangat cocok buat anda yang berkantong minimalis.
Citra 1
Terlatak di Jl.Pantai Barat-Bulak Laut-Pangandaran hanya 100M dari pantai pangandaran,suasana yang asri dan nyaman untuk anda berlibur di pantai pangandaran,tarif yang ekonomis sangat cocok buat anda yang berkantong minimalis.




Komentar via Facebook



