Berita
Keberadaan Burung semakin langka di Pangandaran
Oleh Saji FathurrohmanSelasa, 11 September 2012 07:07 WIB | Dibaca 1.677 kali
Keberadaan Burung semakin langka di Pangandaran
Pangandaran, mypangandaran.com - Isu flu burung mulai mereda, animo masyarakat baik di berbagai daerah termasuk Pangandaran mulai tumbuh kembali, kios-kios yang menjual berbagai burung ocehan muali ramai dikunjungi penghobi burung baik yang sekedar ingin melihat atau membandingkan harga dari kios satu ke kios lainnya.

Namun jika kita melihat berbagai jenis burung ocehan yang ada di pasaran termasuk burung yang keberadaanya sudah susah untuk kita jumpai di alam bebas seperti, burung Kacer, Pentet, Tledekan, Kepodang, Perkutut, Jalak dll.

Peran burung tersebut sesungguhnya selain mengurangi hama juga bisa menjadi mascot sebuah wilayah seperti, Jalak Bali yang hingga kini keberadaannya sangat di lindungi dan jika seseorang ingin memelihara tentu harus memiliki sertifikat yang sah yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah terkait.

Demam burung bukan hanya di Pangandaran saja tetapi sudah menyeluruh di berbagai pelosok dan kota seperti pasar Pramuka Jakarta, hampir setiap hari dipenuhi oleh pengunjung yang ingin belanja burung untuk dirawatnya, namun burung-burung tersebut kadang tak luput mati sia-sia lantaran stress dan tak bisa menyesuaikan kondisi lingkungan aslinya.

Saat akhir bulan Agustus kemarin kami menyusuri di seputar kampung Drawolong, ingin melihat keberadaan burung liar disana namun, hanya beberapa jenis saja yang dapat kami jumpai diantaranya burung Prenjak, Ciblek, Crocokan, Platuk, Gelatik Batu, Sipu, dan jenis burung pemakan Madu.

Beberapa warga saat ditannya keberadaan burung disana sudah mulai jarang (langka) seperti burung kholibry sejenis burung Madu, ini juga menjadi referensi penghobi burung, selain gesit gerakannya juga mudah dirawatnya serta gacor sering beunyi nyaring.

Cecep nama panggilannya saat ditemui waktu itu menuturkan "burung itumah sekarang susah mas dicari dulu banyak sejak banyak orang yang mikat burung jadi langka boro-boro burung bagus burung Kutilang aja cuma ada 5 (lima) ekor disekitar rumah saya.’ Pungkasnya .

Cara menghindari kepunahan

Jika semua menyadari dengan semakin langkanya burung-burung tersebut tak ada salahnya bila semua penghobi burung lalu mencoba untuk melakukan penangkaran baik burung yang harganya relatif murah atau yang harganya sangat mahal, karena dengan adanya penangkaran tentu penangkapan d ialam bebas semakin berkurang.

Berita kiriman dari Saji Faturrohman, Warga Sidamulih Pangandaran, Pemerhati Lingkungan



Print PDF Versi PDF Arsip Lihat Arsip Berita RSS Sindikasi RSS

Anda ingin mengirimkan berita ataupun menjadi Citizen Journalism untuk Daerah Pangandaran dan sekitarnya? anda bisa mengirimkan berita kepada kami melalui fasilitas Kontribusi Berita




Anda dapat memberikan komentar tentang Keberadaan Burung semakin langka di Pangandaran dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar



comments powered by Disqus
Akomodasi,Pangandaran
Pantai Sri Rahayu
Rp. 350.000
Pantai Sri Rahayu
Suasana alam yang asri serta tiupan angin di tepi pantai akan Anda rasakan dengan nyata bersama keluarga. Hotel Sri Rahayu akan
Pantai Sari
Rp. 300.000
Pantai Sari
Hotel Pantai Sari Terletak di Jl. Bulak Laut Pangandaran persisnya sebelah kiri Pasar Wisata pangandaran, Hotel Pantai Sari bisa di akses
Aneka,Pangandaran
Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam

Suasana & Rasa Khas Kupat Tahu Pak Salam
Bila sedang berlibur di Pangandaran salah satu yang wajib anda coba adalah makanan khas yang satu ini. soto dan kupat tahu Pak Salam. Anda tidak akan terlalu sulit menemukan warung soto dan kupat tahu ini. letaknya cukup


myPangandaran di Social Media close button abatasa minimize button abatasa maximize button abatasa
Join us on Facebook
Follow us on Twitter