
Novel berlatar pangandaran memenangkan sayembara novel yang diselenggarakan harian nasional republika. Novel berjudul "Air Mata Tjitanduy" ini berhasil menyisihkan sekitar 500 naskah novel peserta lomba dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Novel ini berkisah tentang petani yang mempertahankan sawah trukahnya di Kalipucang dan menjadi buruh tani dan nelayan di Pangandaran. Novel karya pengarang kelahiran Pangandaran, Bambang Setiaji ini, kini telah terbit dan tersedia di seluruh toko buku gramedia di seluruh indonesia.