
Keindahan pantai Pangandaran merupakan tempat pilihan bagi wisatawan untuk datang menikmatinya. Wisatawan yang datang dapat melakukan kegiatan yang beraneka ragam, dari berenang, berperahu pesiar, snorkling, bersepeda keliling, atau menikmati makanan seafood, dan lain-lain. Dengan kemajuanya, Pangandaran semakin beragam, walaupun masih banyak yang perlu di benahi, misalnya sampah di pantai, para pedagang yang berada di bibir pantai, atau jalanya yang berlobang. Semua itu perlu kerja sama yang baik antara, pemerintahan, pelaku wisata, dan masyarakat. agar Pangandaran lebih Indah lagi.
Dengan adanya faktor-faktor penunjang bagi wisatawan, akan lebih banyak lagi yang datang ke Pangandaran, atau menggali kembali varian lain di sekitarnya. Tidak jauh dari Pangandaran masih ada pantai yang masih perawan, misalnya Pantai Madasari Cimerak, yang tidak kalah indahnya dengan pantai lain.
Varian lain yang sudah mulai di minati khusus, kini mulai berjalan. Misalnya Bodyrafting atau Riverboarding di Green Canyon. kalau kita gali lagi mungkin ada sungai yang cocok buat Arung Jeram, atau mengembangkan Desa Wisata.
Jadikan Pangandaran lebih indah dan beragam dengan Pesonanya, yang tentu dengan unsur Aman, Tertib, Bersih,Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan.
Maju terus Pangandaran..!
Dikirim oleh Gani Janggala (Pangandaran),
Belum bisa membalas kebaikan ortu euy.. gitu saya teh...!
Jum'at, 17 Desember 2010 09:09 WIB
Kang...pami eta photona photo dimana? eta pantai madasari tea?
Jum'at, 17 Desember 2010 21:22 WIB
Sumuhun kang, pantai Madasari. aya nu nyebat twin Bali, sareng hidden beach.
Senin, 03 Januari 2011 08:46 WIB
Pada dasarnya penataan pantai Pangandaran mencontoh pariwisata Bali, seperti pantai timur setelah dibangun barier ombak engga beda dengan pantai Sanur Bali, pantai barat setelah dibuat benteng pinggir pantai sama seperti pantai Kuta, yang beda: di Bali hampir tidak ada pedagang asongan di pinggir pantai. Mungkin pantai madasari seperti tanah LOT. Dulu para guide kreatif mengajak wisatawan manca negara untuk melihat lihat produk tradisional sepeti pembuatan tempe, gula merah, membuat golok, mereka naik becak dan ada yang didandani berpakaian wayang orang, mereka bembuat trek dari Pasar Pangandaran -Bojong Jati-Bojong Gebang - Panggungan-Wonoharjo, malah ada yang sampai Palengseran(naik motor), kena apa tidak sekarang kita perkenalkan bagaimana cara menanam padi dengan cara tradisional. Di Jakarta anak sekolah hanya sekedar naik Luku (bajak dengan kerbau) lalu nanam padi bisa mengeluarkan ratusan ribu.....
Minggu, 20 Februari 2011 01:31 WIB
saya tinggal di Pangandaran selagi Pnd masih pake " patromaks"
sudah waktunya kita berpikir bukan hanya PAD wisata sj, tapi sudah brp banyak rupiah yang jatuh di pnd setiap tahunnya yg dikirim dari domestik atau pun mancanegara ( harunya orang Pnd pada kaya bukan hanya mang kaya saja di pasar )
Rabu, 23 Februari 2011 14:18 WIB
betul juga, pangandaran harus mandiri. saya optimis kalau masyarakatnya mau bekerja sama untuk membangun, cita-citanya akan tercapai menjadi kabupaten baru
Rabu, 23 Februari 2011 14:46 WIB
Saya merasa bangga ketika mendengar kabar bahwa pangandaran akan memisahkan dari kabupaten Ciamis, meskipun sekarang saya berada di pulau batam, saya berharap tujuan pemekaran ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan tapi semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat banyak, satu hal yang harus kita benahi adalah bidang perekonomian, bagaimana caranya meningkatkan perekonomian masyarakat secara merata, adil dan tidak tergantung pada pemilik modal besar, namun bisa menyentuh kepada pemilik modal menengah dan kecil. salah satu upaya untuk mengatasai hal ini adalah optimalisasi potensi yang meliputi sektor perikanan, pertanian dan peternakan, sektor-sektor ini masih memiliki peluang besar untuk berkembang, tentunya hal ini harus di imbangi dengan ilmu pengetahuan, life skill, dan teknologi, sehingga nantinya bisa mengarah kepada sistem industri terpadu, mudah-mudahan ini bisa memotivasi masyarakat pangandaran khususnya dan masyarakat ciamis selatan umumnya.
Kamis, 24 Februari 2011 23:32 WIB
yang dibutuhkan Pangandaran saat ini adalah para pemikir dan konseptor yang handal untuk Pangandaran beberapa tahun ke depan.
Eh..! Ang Adi manq Obyek Citumangnya ?
Kamis, 18 Agustus 2011 09:31 WIB
Saya org pangandaran asli..sangat mendukung dilakukan_y pemekaran...setelah lulus kuliah saya siiap ikut serta memajukan pangandaran..
Kamis, 29 Desember 2011 11:58 WIB
OPPP adalah organisasi perahu pesiar yang didirikan atas dasar kepentingan kemajuan pariwisata pangandaran, saya berharap organisasi ini bisa mengakomodasi semua keinginan para anggotanya serta masyarakat pangandaran pada umumnya, penyelesaian konflik dan kesenjangan sosial yang sering terjadi antara anggota dengan anggota,angota dengan pemilik perahu hendaknya diselesaikan dengan bijaksana dan adil tentunya harus berdasarkan pada anggaran dasar dan rumah tangga organisasi tidak berdasarkan kekuatan otot dan senioritas belaka, semoga rekan rekan anggota dan pengurus bisa lebih dewasa dalam menyelasaikan konflik...mudah-mudahan OPPP semaakin maju
Rabu, 01 Februari 2012 09:38 WIB
banyak tempat indah di sekitar..jangan di rusakin dan jaga kebersihan dari awal..mumpung masih bersih dan alami...jangan contoh Pangandaran yg semakin lama semakin rusak...pray for pangandaran...my lovely beach bisa indah seperti dulu !!!!
Wah..udah lama enggak liputan kuliner nih..biar pada nambah selera makan aja nih, enggak jauh-jauh dari Pangandaran namanya Ayam Bakar Nyonya, terletak di dalam terminal Pangandaran mulai buka jam 17.00 sampai jam 21.00 WIB,
Pantai Sari
Hotel Pantai Sari Terletak di Jl. Bulak Laut Pangandaran persisnya sebelah kiri Pasar Wisata pangandaran, Hotel Pantai Sari bisa di akses melalui pintu tol gerbang wisata pantai barat pangandaran,lalu ambil arah ke kanan menuju cagar alam pangandaran,jika melalui parkir pasar wisata pangandaran sekitar 100M lurus saja menuju pantai.




Komentar via Facebook


