1
Sutarno Ardi
Rabu, 24 Maret 2010 21:59 WIB
Bagus Mas Adi....lanjutkan untuk terus menggali dan mempromosikan kekayaan alam Pangandaran....
salam hangat dari saya....
2
ishak robbyansyah
Jum'at, 02 April 2010 12:11 WIB
kenapa citumang kok ga masuk ya...padahal kan bagus....turis asing banyak yang suka citumang..kenapa ga masuk daftar ya....
3
Adi Sumaryadi
Senin, 05 April 2010 12:19 WIB
Citumang sudah diupdate...mohon info kalau ada yang baru yah..hehe
4
budi setiadi
Jum'at, 09 April 2010 17:03 WIB
mendingan aset yang ada kaya pasir putih di jaga,jangan di ambil bebas untuk di jual tukang kerajinan.tar wisata apalagi yang mau di jual.kalo pasir putihnya aja jadi komoditi maling
5
Adi Sumaryadi
Jum'at, 09 April 2010 17:12 WIB
Bener banget...Terumbu karang di pasir putih dah gak indah lagi...beda banget jaman adi masih kecil dulu...perasaan warna warni sekarang cuma gitu aja...harus gimana yah biar indah lagi?
6
budi setiadi
Jum'at, 09 April 2010 17:40 WIB
minimal jangan di gunakan untuk kerajinan,kan lama lama habis juga,contohnya pasir lombok sekarang tidak boleh beredar....karena semua masyarakat harus meras saling memiliki,toh banyak yang hidup dari industri pariwisata juga
7
ahmad toni harlindo
Minggu, 11 April 2010 00:56 WIB
harus ada pelestarian taman laut pasir putih pangandaran seperti di bali biar pangandaran tetep lestari,,,
8
IRVAN
Minggu, 25 April 2010 20:27 WIB
kita sebagai anak asli pangandaran harus ikut menjaga kelestarian pantai pangandaran terutama flora dan fauna yang ada di kawasan cagar alam,ingat kita jaga bersama.........
9
SITI
Jum'at, 30 April 2010 14:34 WIB
POKOKNYA OKE ABISSSSSS
10
budi setiadi
Jum'at, 30 April 2010 14:45 WIB
cobalah kalo merasa sayang dengan kekayaan wisata pangandaran....lihat di sekeliling kita,siapa yang merusak.......tolong perhatikan pasir putihnya,biar ngga abis.....aset wisata tuh
11
dee
Kamis, 06 Mei 2010 08:30 WIB
yang pasti dimulai dari diri kita sendiri, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi menggunakan bahan yang merusak lingkungan (plastik), tidak membeli barang kerajinan mahluk laut, tidak jajan atau belanja di warung pinggir laut, minta tiket masuk apabila masuk kawasan (soalnya terindikasi banyak terjadi penggelapan tiket), sebenarnya diri kita sendiri yang secara tidak sengaja banyak mendukung praktek-praktek yang merusak pariwisata pangandaran
12
dee
Kamis, 06 Mei 2010 11:44 WIB
seandainya kita sebagai warga pangandaran tidak "memaksakan diri" untuk berbenah diri, tidak akan lama lagi pasti sepi pengunjung, apa lagi yang bisa dinikmati di pangandaran selain; berenang, tenda biru dan taman wisata alam?
ingat waktu setelah tsunami aceh? pangandaran sepi dari semua aktifitas ekonomi selama kurang lebih 3 bulan....kenapa karena pengunjung tidak ada, yang artinya tidak ada yang "membuang" uang ke pangandaran, dan akibatnya tidak banyak uang yang dibelanjakan oleh masyarakat. dan kalau tidak segera berbenah diri Insya Allah kejadian seperti ini akan terulang......
13
yati hasanah
Jum'at, 02 Juli 2010 13:52 WIB
rindu banget ...seperti waktu kecil cari kumang undur undur, remis, atau sekedar bermain dan bikin istana pasir..................buatku tetep pgandaran pantai yang paling bersih airnya .sudah 2 tahun gak pulang kampung
14
yati hasanah
Sabtu, 17 Juli 2010 18:10 WIB
mISS YOU soooooooooooooooooo MUCH
THINK about SAND ,BEACH ,SEA . Coconut. CHoco fruit >>>>>>>>>>>15 years ago .................
15
triwibowo
Kamis, 22 Juli 2010 14:13 WIB
tiket masuknya berapa ya mas adi ?
16
yati hasanah
Kamis, 22 Juli 2010 14:33 WIB
tapi ngomong ngomong kalo aku pulang en mau ziarah sekaligus main di laut kan bawa mobil en rombongan .......bayar juga ......(dulu aku tinggal di bulak laut delat makam tapi sekitar 15 tahun yang lalu pindah ke kampung en skrg aku di luar kota
tapi semua keluarga masih di pangandaran
17
Mang Ade Thea
Minggu, 01 Agustus 2010 16:02 WIB
Cagar Alam Pananjung adalah asset dan daya tarik utama obyek wisata Pangandaran. Bila cagar alamnya rusak, pudar sudah pamor dan pesona Pangandaran di mata wisatawan khususnya tourist mancanegara. Oleh sebab itu mari kita lestarikan flora dan fauna di kawasan cagar alam Pananjung Pangandaran demi kemajuan pembangunan kepariwisataan dan demi masa depan anak cucu kita.
Salam dari Ujungkulon
18
abel
Kamis, 12 Agustus 2010 16:54 WIB
lebaran rek ka cagar alam ach..
enak gak eah.
19
fendy.s
Selasa, 17 Agustus 2010 20:15 WIB
jaga n cintai pantau pangandaraN....,,,,
nan indah.....
20
yuli widiastuti
Sabtu, 28 Agustus 2010 13:14 WIB
mas saya pengen masuk sma
21
DHANY E.PADMA
Senin, 06 September 2010 23:23 WIB
Kalau boleh ada yang tau berapa jarak jkt - pangandaran dan bisa ditempuh berapa lama by car . n lewat mana aja yang sekiranya lebih short way. tq
22
Redaksi
Selasa, 07 September 2010 04:54 WIB
Kalau dari jakarta biasanya tidak lebih dari 8 jam, dari jakarta langsung saja cipularang keluar di cileunyi, kemudian menuju ke arah tasikmalaya, di rajapolah jangan masuk ke tasikmalaya tapi lewat cihaurbeuti, langsung keluar ciamis..berlanjut hingga pangandaran. kalau lebaran biasanya agak padat...selamat berlibur
23
wawan kertajaya
Sabtu, 09 Oktober 2010 22:01 WIB
setiap pulkam pasti kami selalu menyempatkan untuk berkunjung ke Pangandaran....sayang yang timur dah nggak berpantai lagi ya........Loket masuknya mbokya menggunakan sistem yg lebih baik biar kita lebih nyaman saat keluar masuknya....masak dari dulu gitu2 aja.....
24
azhar adipratama
Rabu, 17 November 2010 19:52 WIB
white sand beach is the best...........
25
azhar adipratama
Rabu, 17 November 2010 20:21 WIB
kang adi situsna bagus pisan lah...trs bwt kang satimin kpn main lg ke TWA Pangandaran tepatnya pintu masuk pos barat ,sekalian cri info lg...
26
DHANY E.PADMA
Jum'at, 19 November 2010 12:23 WIB
Assalamu`alaikum W.W,
Keren banget!!! Batu hiu, Pantainya, hutannya wuich gak ada yang gak keren. Gak bakalan lupa dech,so pasti keluarga suatu saat akan kesana lagi. Penginapanpun banyak, makanan gak susah yang penting kocek musti full. Tolong bagi pengunjung khususnya dari luar Pangandaran mari kita jaga kelestariannya, dan tolong JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!! at last Salam boeat Mang Ade !! Insya Allah ada waktu sy sekeluarga ke Pangandaran lagi. Wassalam.
27
Keiza
Jum'at, 26 November 2010 14:34 WIB
Pangandaran is the best !!!!!!!
28
poetz
Selasa, 07 Desember 2010 15:30 WIB
biaya masuk ke cagar alam berapa ya ? kalo bawa mobil kena biaya lagi ga ya..mohon infonya..trims
29
Indra Eka Siddhawan
Senin, 17 Januari 2011 13:29 WIB
kang kalo masuk wisata cagar alam ada berapa macam option harga masuk buat perorangan sama rombongan???
30
niskala
Selasa, 08 Februari 2011 11:30 WIB
di CAGAR_ALAM_PANANJUNG ada PEMANDU WISATA tidak ya??? MANG_ADMIN??!!! SAYA SEDANG BERTANYA KEPADA ANDA!!!!!
31
niskalawastu
Selasa, 08 Februari 2011 11:32 WIB
di CAGAR_ALAM_PANANJUNG ada PEMANDU WISATA tidak ya??? MANG_ADMIN??!!! SAYA SEDANG BERTANYA KEPADA ANDA!!!!!
ada INFO`NYA di myPangandaran.com TIDAK???
32
Adi Sumaryadi
Selasa, 08 Februari 2011 11:40 WIB
Ada, dicagaralam banyak pemandu. Silahkan masuk melalui pintu barat, didepan pintu ada sekretariat Perhimpunan Guide.. Informasi lebih lengkap bisa menghubungi pengurus...
Andis Sose: 081323011312
Ocid: 081222895300
33
hiek
Kamis, 24 Februari 2011 22:42 WIB
kepada Perum Perhutani, biar ga selalu jadi gawe KSDA, tolong dong perbaiki jg masalah sarana wisatanya jangan hanya retribusinya saja...
34
hiek
Kamis, 17 Maret 2011 21:43 WIB
Kepada Bpk2 yg di ada perum perhutani mohon pasilitas tempat sampah dan pasilitas yg lainnya ditambah lagi demi kenyamanan pengunjung tentunya jg untuk meningkatkan wisata milik perhutani ( bukan SBKSDA )
35
angga
Selasa, 05 April 2011 16:02 WIB
Untuk Tarif Jasa Pemandu Wisata / Guide di cagar alam pananjung biasanya berapa Y , mhon infrmsinya....tRim`s
36
Redaksi
Senin, 11 April 2011 13:17 WIB
@Bpk/Mas Angga Tafif jasa pemandu di pangandaran biasanya per paket,Sahabat Bsa langsung ke menayakannya di tempat penjualan tiket wisata Cagar Alam.Terima Kasih
37
felix
Minggu, 27 November 2011 07:55 WIB
TIKET MASUK 7RIBU...TAPI MASIH TIDAK TERAWAT DAN GA ADA YANG JAGA DIDALAMNYA
38
ari
Selasa, 29 Mei 2012 08:51 WIB
insyaallah saya tanggal 1 - 8 juni akan syuting di pangandaran dan sekitarnya untuk program weekend yukkk kompas tv. semoga bisa membantu mempromosikan pangandaran dan ciamis....
39
atho srikkurnianto
Kamis, 25 April 2013 03:35 WIB
ke pangandaran lagi ah bawa rombongan dari jekardahhh