Viking     Desa Masawah     Paddle Board     Pangandaran Hotel     
Kuliner Pangandaran
Di Pangandaran, Michiko Trauma Monyet
Kuliner Pangandaran
Di Pangandaran, Michiko Trauma Monyet


Hari ini, aku mengulangi suatu kebodohan lagi ( tentunya tanpa sengaja). Maafin mama ya , Michiko! Weekend kemarin kami berlibur di cagar alam, Pulau Pasir, Pangandaran. Pantai yang sangat indah dengan debur ombak yang tinggi. Di pantai Pulau pasir banyak terdapat hutan lindung dan monyet- monyet yang sengaja dibiarkan hidup bebas.

Pastilah Chacha dan Rey sibuk ingin berenang dan menyelam. Aku segera menyewa tikar dan menggelarnya di tepi pantai. Michiko tidak ingin ikut berenang, dikarenakan telah letih sejak kemarin bermain dan beraktivitas di tepi pantai. Karena Michiko tidak mau ikut, maka sementara Michiko aku tinggalkan duduk sendirian di tikar di tepi pantai. Sesaat aku sibuk mengurusi penyewan pelampung dan alat menyelam lainnya yang akan digunakan oleh Chacha dan Rey. Suamiku yang hobbi fotografi asyik mencari objek, sambil sesekali memotoku yang memang narsis wakakak.

Monyet Pangandaran

 

Sampai akhirnya aku tersadar, dikejutkan oleh suara tangisan Michiko yang sangat keras. Berlari sangat ketakutan kearahku dan diikuti oleh hampir sepuluh ekor monyet.

"Huwaaaaa, mama tolong akuuuuuu. Tolong aku, aku takuttttt!!!" teriak Michiko sambil berurai air mata.

Aku segera memeluknya dengan erat dan mencoba berkomunikasi dengannya disela isak tangisnya. Mencoba menenangkannya dan mengatakan semuanya baik-baik saja. Aku berusaha mengusir monyet monyet yang mengikutinya dan membawanya ke tempat yang lebih aman.

Ya ampun, cerobohnya aku!
Ketika aku meninggalkan Michiko sendirian, di samping Michiko, terdapat plastik ‘kresek` yang berisi sendal-sendal kami yang tidak dipakai. Diduga monyet monyet tersebut, plastik kresek tersebut berisi makanan yang akan dibagikan Michiko kepada monyet-monyet tersebut dan sepertinya kelaparan. Puluhan monyet- monyet itu mendekati dan mengelilingi Michiko. Terang aja Michiko ketakutan setengah mati! Alhasil, seharian itu aku menggendong Michiko yang ketakutan dan TRAUMA TERHADAP MONYET. Hiks!

Cerita yang benar benar nggak lucu, tapi membuatku dan sekeluarga selalu tertawa bila mengingatnya.
Michikoku sayang, Michikoku malang. Maafin mama ya, yang kadang teledor menjagamu. Mungkin mama bukanlah ibu yang sempurna, tapi tidak ada seorangpun yang boleh menyakitimu, apalagi hanya seekor monyet!

Semoga trauma ini tidak terbawa sampai besar. Love u so much Michiko.

Saranku, jika teman-teman ingin berlibur ke pantai Pangandaran dan ingin mengunjugi wisata cagar alam pantai Pulau Pasir, jangan pernah meninggalkan putra- putrinya dalam keadaan sendirian, meskipun hanya sebentar. Dan jika teman-teman membawa makanan atau pakaian di dalam tas atau kantong kresek, sebaiknya ditutup tikar atau koran supaya tidak terlihat oleh monyet- monyet tersebut. Monyet- monyet tersebut akan mengira, bahwa di dalam tas atau kantong kresek teman-teman tersebut berisi makanan yang akan dibagikan kepada monyet monyet liar tersebut.

Di luar dari cerita yang benar benar TIDAK LUCU tadi, pantai Pangandaran adalah pantai yang sangat indah. Jika ada kesempatan, kami ingin sekali bisa kembali berlibur, mengunjugi pantai Pangandaran. Tentunya dengan tersenyum ..:)

Keistimewaan Pantai Pangandaran adalah:

Pengunjung dapat menikmati panorama alam Pantai Pangandaran yang indah dan hamparan landai pasir putih pantainya yang memesona. Dua bukit yang mengapit Pantai Pangandaran membuat angin berhembus pelan dan riak ombak lautnya relatif kecil, sehingga pengunjung nyaman melakukan berbagai aktivitas, seperti berenang menggunakan ban, berperahu mengelilingi semenanjung, memancing, bersantai di pantai, atau sekadar mencerap keindahan alamnya dari pondok-pondok wisata yang banyak terdapat di kawasan tersebut. Selain itu, pengunjung dapat melihat terbit dan terbenamnya matahari dari tempat yang sama.

Bagi pengunjung yang ingin menyelam, di kawasan ini terdapat taman laut dengan aneka fauna dan flora lautnya yang indah.

Jalan di sekitar pantai ini sudah beraspal mulus, sehingga memudahkan pengunjung yang ingin mengelilingi kawasan tersebut dengan kendaraan bermotor atau sepeda. Bila malam tiba, pengunjung tetap akan merasa nyaman berada di Pantai Pangandaran, karena kawasan tersebut telah dilengkapi dengan lampu penerangan yang memadai.

 

Pantai Pangandaran terletak di Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.


Dari Bandung, pengunjung dapat menggunakan rute Bandung - Tasikmalaya - Pangandaran. Jaraknya sekitar 236 kilometer. Selain dengan bus, pengunjung dapat naik kereta api sampai stasiun Banjar. Dari Banjar, perjalanan dilanjutkan dengan naik bus sampai Pangandaran.

Di kawasan wisata Pantai Pangandaran terdapat berbagai fasilitas penunjang, seperti areal parkir yang luas dan aman, hotel dan wisma dengan berbagai tipe, tim SAR, pondok wisata, bumi perkemahan, pramu wisata, dan pusat informasi pariwisata.

Di samping itu, di kawasan tersebut terdapat fasilitas lainnya, seperti bank, ATM, money changer, restoran, warung makan, gedung bioskop, diskotik, tempat penyewaan sepeda dan ban, jet ski, kantor pos, wartel, voucher isi ulang pulsa, para sailing, serta sentra oleh-oleh dan outlet cinderamata.

*) Neny Silvana, Adalah seorang Blogger Kompasiana yang memiliki blog di http://www.kompasiana.com/nenysilvana dan menuliskan kisah ini untuk myPangandaran.com


#


Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda

Berikan Komentar Via Facebook

Kuliner Pangandaran Lainnya
Mengenal Honje Laka, Buah Asam Dari Pangandaran
Mengenal Honje Laka, Buah Asam Dari Pangandaran
Minggu, 21 April 2019 06:56 WIB
Honje Laka atau buah dari pohon kecombrang adalah buah khas dari Pangandaran, Honje Laka atau honje hutan (Etlingera hemisphaerica) juga bisa diolah
Jus Honje Minuman Khas Pangandaran
Jus Honje Minuman Khas Pangandaran
Kamis, 05 Maret 2015 10:03 WIB
Selain dikenal tempatnya pindang gunung buhun (semacam sup ikan), di kabupaten ini juga mulai dikenal dengan olahan berbahan dasar kecombrang (etlingera hemisphaerica)
Menikmati Renyahnya Calamari (Cumi Tepung) Khas Pangandaran
Menikmati Renyahnya Calamari (Cumi Tepung) Khas Pangandaran
Minggu, 15 Juli 2018 10:02 WIB
Olahan cumi-cumi biasa dijumpai di restoran-restoan atau pedagang oleh-oleh khas Pangandaran dipantai timur,tapi tahukah Anda kalau cumi tepung mempunyai nama lain yaitu
Catatan Perjalanan Green Canyon dan Sungai Citumang
Catatan Perjalanan Green Canyon dan Sungai Citumang
Sabtu, 15 Januari 2011 08:36 WIB
Pangandaran, sebuah kota kecil di daerah Ciamis yang memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Jika seseorang ditanya kesan apa yang pertama kali
Si Manis Calangaren, Kuliner Khas dari Pangandaran
Si Manis Calangaren, Kuliner Khas dari Pangandaran
Senin, 13 Mei 2019 08:21 WIB
Berburu takjil untuk berbuka puasa pada saat ngabubirit di bulan Ramadan merupakan hal yang menyenangkan, sekaligus menjadi sebuah sensasi tersendiri. Di pasar-pasar
Buah Sawo, Si Manis dari Pangandaran
Buah Sawo, Si Manis dari Pangandaran
Selasa, 12 Februari 2019 08:58 WIB
Buah Sawo dikenal karena warnanya yang khas dan memiliki rasa manis yang legit selain itu buah sawo juga banyak mengandung vitamin. Di

Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini