Museum Nyamuk merupakan salah satu program wisata ilmiah yang ditawarkan oleh Loka Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Balitbangkes Kemenkes. Terletak dalam kompleks Loka Litbang, museum ini berisikan berbagai jenis nyamuk dan fasilitas penelitian lainnya, dan merupakan Musieum nyamuk pertama di Indonesia.
Museum ini mempunyai koleksi 28 spesies nyamuk dari 6 genus yang berbeda. Berbagai jenis nyamuk seperti anopheles, Aedes aegypti dan Culex yang berbahaya hingga Toxorynchites atau yang biasa dikenal sebagai nyamuk vegetarian.
Tak hanya nyamuk dan perangkat penelitian, museum nyamuk Pangandaran juga punya sinema. Layaknya gedung bioskop, sinema ini digunakan untuk memutarkan video atau film animasi, tentu saja masih seputar nyamuk. Mulai dari daur hidup nyamuk hingga habitat dan perkembangbiakannya.
a. Pelajar = Rp.7.500;-
b.Mahasiswa = Rp.15.000;-

Obyek wisata Pangandaran merupakan obyek wisata yang tekenal dengan keindahan pantai, wisata sungai dan juga wisata pegunungan, namun selain itu ada juga tempat wisata yang bisa kita nikmati dan bermain dengan satwa laut yaitu hewan Penyu.
Pantai Bulak Setra berbatasan langsung dengan pantai dan terdapat ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai penahan abrasi. Tumbuhan mangrove di kawasan Bulak Setra saat ini masih dalam tahap pertumbuhan sebagai hasil proses suksesi akibat terhantam tsunami pada tahun 2006 yang lalu.
Merupakan kawasan konservasi wana wisata alam yang dikelola oleh Perum Perhutani, terdapat goa-goa dan kawasan karst yang masih alami serta flora dan fauna juga hewan perimata yang masih banyak terdapat di dalamnya. Selain itu dapat juga menapaki jejak sejarah dengan mengunjungi peninggalan-peninggalan serta cagar budaya seperti situs Agama Hindu, Kerajaan Galuh dan Goa-goa peninggalan jaman penjajahan Jepang.
