Museum Nyamuk merupakan salah satu program wisata ilmiah yang ditawarkan oleh Loka Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Balitbangkes Kemenkes. Terletak dalam kompleks Loka Litbang, museum ini berisikan berbagai jenis nyamuk dan fasilitas penelitian lainnya, dan merupakan Musieum nyamuk pertama di Indonesia.
Museum ini mempunyai koleksi 28 spesies nyamuk dari 6 genus yang berbeda. Berbagai jenis nyamuk seperti anopheles, Aedes aegypti dan Culex yang berbahaya hingga Toxorynchites atau yang biasa dikenal sebagai nyamuk vegetarian.
Tak hanya nyamuk dan perangkat penelitian, museum nyamuk Pangandaran juga punya sinema. Layaknya gedung bioskop, sinema ini digunakan untuk memutarkan video atau film animasi, tentu saja masih seputar nyamuk. Mulai dari daur hidup nyamuk hingga habitat dan perkembangbiakannya.
a. Pelajar = Rp.7.500;-
b.Mahasiswa = Rp.15.000;-


Objek wisata Pangancraan merupakan objek wisata rafting yang baru di resmikan pada akhir Desember 2014 kemarin, menyuguhkan pengalaman river tubbing dan body rafting yang asri dan menantang. Terletak di Desa Margacinta dapat di tempuh kurang lebih satu jam perjalanan dari Pangandaran, selain wisata rafting juga menyuguhkan wisata buah-buahan berupa buah Durian, Manggis, Dukuh dan Salak.
Di Karapyak anda bisa melakukan aktivitas pantai melihat biota laut, memancing, dan juga berkemah atau sekedar menikmati pemandangan di sekitarnya.
Objek wisata yang merupakan primadona pantai di Jawa Barat ini terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis, memiliki berbagai keistimewaan seperti
