Desa wisata Babakan adalah desa wisata yang bertemakan nelayan, terdiri dari 5 dusun dengan berbeda-beda karakter dan ciri khas namun tetap bertemakan nelayan karena warga Babakan banyak yang pindahan dari warga pesisir, serta kebanyakan sebagai pelaku wisata di kawasan objek wisata Pangandaran.
Desa wisata Babakan menawarkan perjalanan wisata desa dengan menyusuri dusun ke dusun disetiap dusun ada sentra-sentra produksi seperti pengolahan udang ebi, pembuatan kerajinan, pembuatan gula merah, pembuatan ikan asin dan lainya, serta menawarkan juga wisata sungai dengan melewati perkampungan nelayan dengan ciri khas tambatan perahu di belakang rumah mereka.
Di Babakan juga terdapat sentra oleh-oleh terbesar di Pangandaran, musieum nyamuk pertama dan satu-satunya di Indonesia, serta konservasi mangrove lengkap dengan saung edukasinya serta pemanfaatan bio energi angin yang di konversi menjadi tenaga listrik, serta dapat berdonasi pohon mangrove guna kelestarian dan pencegahan terhadap abrasi dan bencana.
1 (Satu ) orang = Rp.50.000;-
Wisata Goa Reregan Berlokasi di desa wisata selasari, kampung salakambang kecamatan Parigi, kabupaten Pangandaran. Goa Sutra Reregan dapat di tempuh dalam waktu 1 jam perjalanan dari pusat Pemerintahan Kabupaten Pangandaran. Berbatasan langsung dengan Desa Cintaratu di sebelah selatan dan Desa Bangunkarya.
Objek wisata Pangancraan merupakan objek wisata rafting yang baru di resmikan pada akhir Desember 2014 kemarin, menyuguhkan pengalaman river tubbing dan body rafting yang asri dan menantang. Terletak di Desa Margacinta dapat di tempuh kurang lebih satu jam perjalanan dari Pangandaran, selain wisata rafting juga menyuguhkan wisata buah-buahan berupa buah Durian, Manggis, Dukuh dan Salak.
Gua Sinjang Lawang berdiri kokoh dan masif di perbukitan karst Samudra Hindia yang terletak di Dusun Parinenggang, Desa Jadimulya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
